Dinas Kesehatan Provinsi Lampung meminta seluruh kabupaten dan kota mencatat stok cadangan obat-obatan, termasuk daerah yang tidak terdampak langsung erupsi Gunung Anak Krakatau. Plt Kepala Dinkes Lampung Djohan Lius mengatakan pencatatan itu dilakukan untuk mempercepat distribusi jika terjadi kekurangan di kemudian hari. Sejauh ini stok obat di kabupaten/kota dinilai cukup dan belum ada permintaan signifikan.
BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Kesehatan tidak hanya menyiagakan logistik medis di daerah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kabupaten dan kota yang dinilai aman dari dampak abu vulkanik juga diminta mendata stok cadangan obat-obatan mereka.
Permintaan itu disampaikan Plt Kepala Dinkes Provinsi Lampung Djohan Lius di Bandarlampung, Jumat. Menurut dia, pencatatan buffer stock berlaku untuk semua daerah tanpa terkecuali.
"Kabupaten dan kota yang mungkin tidak terlalu terdampak, kami juga sudah meminta untuk dilakukan pencatatan buffer stock obat-obatan," ujar Djohan Lius.
Djohan menyebut logistik medis di tingkat kabupaten dan kota terus berfluktuasi. Dinkes Lampung memantau pergerakan stok tersebut sekaligus menyalurkan masker sesuai permintaan daerah.
"Kemudian obat-obatan kami juga terus pantau dari kabupaten/kota. Sejauh ini stok di kabupaten/kota secara umum dalam jumlah yang cukup, belum ada permintaan yang signifikan," ucap dia.
Jika ada daerah yang kekurangan, Dinkes Lampung menyatakan siap mendistribusikan obat dan bahan medis habis pakai sesuai kebutuhan. Mobilisasi akan disesuaikan dengan permintaan masing-masing kabupaten dan kota.
Pencatatan di daerah yang tidak terdampak bencana bukan tanpa alasan. Djohan menjelaskan langkah itu untuk mengantisipasi kejadian serupa dan memastikan distribusi berjalan cepat saat ada kekurangan.
"Pencatatan buffer stock di kabupaten/kota yang tidak terdampak bencana dilakukan untuk mengantisipasi adanya kejadian serupa dan supaya distribusinya cepat kalau ada yang kurang," katanya.
Ia memastikan stok di Instalasi Farmasi Provinsi Lampung masih dalam jumlah sangat memadai. Cadangan di tingkat provinsi menjadi penopang jika kabupaten dan kota membutuhkan pasokan tambahan.
Wakil Gubernur Lampung meninjau dua kabupaten yang terdampak erupsi Anak Krakatau. Peninjauan dilakukan di Kabupaten Lampung Selatan pada Minggu (6/9) dan Kabupaten Pesawaran pada Selasa (8/9).
Bantuan yang dibagikan meliputi masker, oksigen konsentrator, dan alat pelindung diri atau hazmat. Wagub juga memantau puskesmas dan meminta petugas kesehatan menjaga kondisi mereka sendiri.
"Dan di sana telah dibagikan bantuan kepada kabupaten serta kota berupa masker, oksigen konsentrator, alat pelindung diri atau hazmat, sekaligus memantau puskesmas dan meminta petugas kesehatan untuk tetap menjaga kesehatan agar dapat memberi pelayanan maksimal ke masyarakat," ujar Djohan Lius.
Dinkes Lampung akan terus memperbarui data stok dan kebutuhan tiap daerah. Distribusi obat serta bahan medis habis pakai menyesuaikan permintaan yang masuk dari kabupaten dan kota.