Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Pastikan Siswa Kembali Sekolah Normal Jumat, Langsung Shalat Istisqa

Penulis: Khairul Anwar  •  Jumat, 11 September 2026 | 09:37:02 WIB
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan kegiatan belajar mengajar kembali normal mulai Jumat (11/9).

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah di Provinsi Lampung kembali normal mulai Jumat (11/9). Keputusan itu diambil setelah Pemerintah Provinsi Lampung memperpanjang pembelajaran jarak jauh akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Kamis (10/9). Pada hari pertama masuk, siswa diminta langsung melaksanakan Shalat Istisqa di sekolah masing-masing.

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan siswa di wilayahnya kembali bersekolah normal mulai Jumat (11/9). Kebijakan itu menyusul keputusan terakhir Pemerintah Provinsi Lampung yang memperpanjang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Kamis (10/9).

"Jumat masuk, langsung Shalat Istisqa di sekolah masing-masing," ujar Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Kamis.

Kondisi Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Membaik

Rahmat menyebut kondisi terkini erupsi Gunung Anak Krakatau berdasarkan laporan terakhir menunjukkan perbaikan. Angin dilaporkan tidak terlalu kuat dan sebaran debu vulkanik mulai berkurang.

"Erupsi terakhir dilaporkan kemarin. Angin dilaporkan juga tidak terlalu kuat lagi, dan debu juga sudah tidak terlalu banyak lagi, debu dari erupsi Krakatau mulai berkurang," katanya.

Operasi Modifikasi Cuaca Digelar untuk Pacu Hujan

Pemerintah Provinsi Lampung juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari yang sama untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan.

"Operasi Modifikasi Cuaca sudah dilakukan hari ini. Mudah-mudahan hari ini ada di Bandarlampung Operasi Modifikasi Cuacanya," ucap dia.

Rahmat berharap OMC dapat memperbaiki kondisi cuaca dan lingkungan udara, khususnya di wilayah Bandarlampung.

"Turunnya hujan diharapkan dapat mengurangi dampak kekeringan, memperbaiki ketersediaan air, membantu lahan pertanian, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan aktivitas masyarakat Lampung," tambahnya.

Dampak Abu Vulkanik bagi Sekolah dan Warga Lampung

Perpanjangan pembelajaran jarak jauh sebelumnya diberlakukan sebagai respons atas sebaran abu vulkanik yang mengganggu aktivitas warga, termasuk kegiatan belajar di sekolah. Kini, dengan kondisi erupsi yang dilaporkan membaik, aktivitas pendidikan kembali dibuka.

Shalat Istisqa yang diminta digelar di sekolah-sekolah menjadi bagian dari respons pemerintah daerah terhadap kondisi cuaca kering yang menyertai dampak erupsi. Warga Bandarlampung dan sekitarnya menantikan hasil OMC untuk memulihkan kualitas udara dan pasokan air.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top