BANDAR LAMPUNG — Kepengurusan baru PBVSI Lampung langsung bergerak cepat setelah Ketua Umum Eva Dwiana dilantik. Dua program unggulan yang diusung adalah Voli Kampung dan Voli Pantai, dengan target menjaring bibit atlet yang selama ini belum terpantau di tingkat kecamatan.
Pelantikan berlangsung di Hotel Emersia Bandar Lampung, Senin (7/9/2026). Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, turut hadir dan menyatakan dukungan penuh terhadap program pembinaan yang dirancang jajaran pengurus baru.
Program Voli Kampung akan menyasar berbagai kecamatan di Lampung. Eva Dwiana menegaskan pembinaan tidak boleh terpusat di kota saja, melainkan harus menjangkau daerah-daerah yang selama ini luput dari perhatian.
"Voli kampung ini menjadi salah satu cara kami mencari bibit atlet dari bawah. Kami ingin pembinaan tidak hanya terpusat di kota, tapi juga menjangkau daerah-daerah," ungkap Eva Dwiana.
Selain voli indoor, PBVSI Lampung juga serius menggarap cabang voli pantai. Sejumlah lokasi telah disurvei untuk dijadikan tempat latihan sekaligus arena kompetisi. Target jangka panjangnya, venue tersebut bisa dipakai untuk menggelar kejuaraan tingkat nasional.
Langkah ini dinilai strategis mengingat potensi geografis Lampung yang memiliki garis pantai panjang, sehingga mendukung pengembangan olahraga voli pantai secara lebih serius.
Ketua I Bidang Organisasi PB PBVSI, Purnama S. Yanti, mendorong Lampung lebih aktif menggelar pertandingan dengan tim-tim kuat, khususnya dari Pulau Jawa. Posisi Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera dinilai sebagai keuntungan geografis yang belum dimanfaatkan maksimal.
"Untuk meningkatkan prestasi, tentu harus sparing, dan harus berkompetisi dengan yang lebih kuat. Makin sering Lampung bertanding dengan tim di Jawa atau mendatangkan tim-tim dari Jawa, maka prestasi atlet akan lebih cepat meningkat," kata Purnama.
Provinsi di Pulau Jawa memang masih mendominasi persaingan bola voli nasional. Karena itu, peningkatan jam terbang atlet Lampung melalui kompetisi berkualitas menjadi kunci agar kualitas permainan dan mental bertanding terus berkembang.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menilai program yang disiapkan Eva Dwiana sejalan dengan upaya pembinaan olahraga prestasi di daerah. Ia berharap program tersebut dijalankan secara konsisten, bukan hanya seremonial belaka.
"Kami yakin, beliau mampu mengembangkan prestasi atlet Lampung. Jadi kami berharap, program pembinaan dan kompetisi PBVSI dapat dilaksanakan secara konsisten," ujar Taufik Hidayat.
Menurut KONI, kompetisi yang berjalan rutin akan melahirkan atlet-atlet potensial dari kabupaten/kota. Semakin banyak bibit yang muncul dan mampu bersaing di level nasional, semakin besar peluang Lampung melahirkan atlet andalan untuk mengharumkan nama daerah di kancah nasional.