Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Bagikan Masker ke Pengguna Jalan, Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik Krakatau

Penulis: Khairul Anwar  •  Senin, 07 September 2026 | 15:46:01 WIB
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana membagikan masker kepada pengguna jalan sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

BANDAR LAMPUNG — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memastikan pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat selama kondisi udara akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Pembagian masker itu dilakukan sebagai langkah antisipasi dini agar warga yang beraktivitas di luar ruangan terlindungi dari paparan debu vulkanik.

Pembagian masker menyasar titik-titik keramaian yang menjadi tempat masyarakat berkumpul dan beraktivitas. Eva Dwiana meninjau langsung kondisi di lapangan sembari memastikan jajarannya siaga memantau perkembangan situasi.

Imbauan untuk Pengendara dan Pedagang Kaki Lima

Eva Dwiana mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pengendara motor dan pekerja sektor informal, untuk tidak mengabaikan kesehatan pernapasan. Debu vulkanik yang halus mudah terhirup dan berisiko memicu gangguan saluran pernapasan jika dibiarkan.

"Untuk masyarakat Kota Bandar Lampung, tetap waspada dan berhati-hati. Kalau keluar rumah, gunakan masker, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan," ujar Eva Dwiana dalam keterangannya.

Selain masker, wali kota juga menyoroti kebersihan makanan yang dijual terbuka di pinggir jalan. Partikel abu yang menempel pada makanan bisa membahayakan kesehatan jika tidak ditangani dengan benar.

"Kalau membeli makanan di luar, tolong diperhatikan kebersihannya. Makanan harus ditutup supaya tidak terkena debu atau abu vulkanik," katanya.

Pemantauan Kondisi Udara Terus Dilakukan

Pemkot Bandar Lampung bersama jajaran terkait disebut terus melakukan pemantauan di lapangan. Langkah antisipasi disiapkan untuk meminimalkan dampak abu vulkanik terhadap aktivitas warga, termasuk kesiapan logistik jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi atau penanganan darurat lainnya.

Sejauh ini belum ada laporan warga yang mengalami gangguan kesehatan serius akibat abu vulkanik. Namun, wali kota menegaskan pentingnya kewaspadaan kolektif, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia yang lebih sensitif terhadap kualitas udara.

Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda memang kerap memuntahkan abu vulkanik ke arah pesisir Lampung. Kondisi ini membuat warga Kota Bandar Lampung harus terbiasa menghadapi potensi hujan abu, terutama saat angin bertiup dari arah barat menuju daratan.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: lampungpro.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top