Bupati dan Polres Lampung Selatan Gelar Ngopi Mas Perdana, Kolaborasi Jaga Keamanan Dikaitkan dengan Pariwisata

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Kamis, 03 September 2026 | 20:44:31 WIB
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Kapolres AKBP Deddy Kurniawan menghadiri forum Ngopi Mas perdana di Mapolres Lampung Selatan, Kalianda, Kamis.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Kapolres setempat AKBP Deddy Kurniawan resmi menggelar forum Ngopi Mas (Ngobrol Pagi Masalah Kamtibmas) perdana di Aula Raden Intan Mapolres Lampung Selatan, Kalianda, Kamis. Forum ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi lokal.

KALIANDA — Gagasan membahas keamanan dengan suasana santai dan tidak kaku mulai diuji coba di Lampung Selatan. Forum yang diberi nama Ngopi Mas ini lahir dari ide Kapolres Lampung Selatan dan langsung disambut positif oleh jajaran pemerintah kabupaten setempat.

Dalam pertemuan perdana yang berlangsung di Mapolres Lampung Selatan, Kamis, Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keamanan bukan sekadar soal penindakan kejahatan. Unsur aman menjadi bagian penting dari semangat HELAU—Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul—yang tengah didorong pemerintah daerah.

Bupati meyakini kondisi keamanan yang terjaga akan berdampak langsung pada perputaran ekonomi dan kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan.

Aman Jadi Modal Utama Ekonomi dan Pariwisata Daerah

"Kalau ingin Lampung Selatan maju, yang pertama dilakukan adalah perputaran ekonomi di sini. Unsur aman ini tahun depan akan kita tingkatkan penilaiannya," ujar Radityo Egi Pratama di Kalianda, Kamis.

Menurutnya, keamanan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat untuk beraktivitas sekaligus membuat wisatawan tertarik berkunjung. Pariwisata, kata dia, adalah pintu paling mudah untuk mendorong kesejahteraan bersama.

"Kami Pemkab Lampung Selatan siap berkolaborasi dan membuka diri dengan Polres Lampung Selatan. Kita ingin sama-sama sejahtera," tegas bupati.

Membangun Kesadaran Kolektif Bukan Sekadar Tugas Polisi

Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan mengingatkan bahwa persoalan keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat. Keterlibatan warga menjadi kunci utama dalam mencegah potensi gangguan di lingkungan masing-masing.

"Masalah keamanan ini bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat," ujar Deddy Kurniawan.

Ia menilai komunikasi yang terjalin antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen warga mampu menciptakan pencegahan dini. Setiap potensi konflik atau gangguan keamanan berpeluang besar terurai sebelum berkembang menjadi persoalan serius.

Mengapa Forum Perlu Dikemas dengan Suasana Rileks

Bupati Radityo Egi Pratama mengaku setuju dengan gagasan Ngopi Mas karena forum ini tidak membahas persoalan kamtibmas dalam suasana formal yang justru kerap membatasi ruang dialog.

"Acara Ngopi Mas ini idenya lahir dari Pak Kapolres. Saya setuju, kita membahas tidak perlu dengan suasana yang serius, tetapi bisa dengan suasana yang rileks. Bukan hanya formalitas semata," jelasnya.

Melalui pendekatan yang lebih cair ini, diharapkan warga dan tokoh masyarakat lebih leluasa menyampaikan persoalan di lingkungannya tanpa merasa canggung.

Langkah Lanjutan Pemkab dan Polres Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan berkomitmen membuka ruang kolaborasi lebih luas lagi dengan kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat. Pertemuan Ngopi Mas dijadwalkan berjalan secara berkala dengan cakupan materi yang semakin berkembang.

Pertemuan perdana ini setidaknya menandai perubahan pendekatan dalam menjaga keamanan di Lampung Selatan. Keamanan diposisikan sebagai kepentingan bersama yang menjadi modal terciptanya kenyamanan berusaha dan kegiatan wisata di daerah lamban geghas—julukan daerah tersebut.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top