METRO — Ribuan orang dari berbagai unsur masyarakat dan TNI bahu-membahu membersihkan Pasar Cendrawasih di Jalan Pattimura, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat. Aksi ini dipimpin langsung Danrem 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, sebagai puncak rangkaian peringatan HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten tahun 2026.
Dalam sambutannya sebelum aksi dimulai, Brigjen Sumarlin menegaskan bahwa Karya Bhakti bukanlah acara seremonial belaka. “Di usia yang masih muda, Kodam XXI/Radin Inten harus mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebut Pasar Cendrawasih merupakan denyut nadi perekonomian Kota Metro. Menurut Danrem, kebersihan pasar bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI, melainkan seluruh elemen masyarakat. “Kekuatan TNI berasal dari rakyat, dan pengabdian TNI harus kembali kepada rakyat,” tegasnya.
Kegiatan yang dibuka dengan lafadz “Bismillahirrahmanirrahim” ini dihadiri oleh Kasrem 043/Gatam, para Kasi Korem, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Metro, serta unsur Forkopimda setempat. Tak hanya prajurit, aksi bersih-bersih ini juga melibatkan anggota HIPAKAD, FKPPI, mahasiswa Universitas Ma’arif Lampung, siswa Pramuka SMA Gajah Mada, tokoh masyarakat, dan para pedagang pasar.
Danrem mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh peserta. “Semangat gotong royong ini harus terus dipelihara agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan produktif bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Brigjen Sumarlin meyakini bahwa kebersihan pasar berdampak langsung pada aktivitas ekonomi. “Kebersihan adalah pangkal kesehatan. Jika pasar kita bersih, aktivitas ekonomi akan semakin berkembang dan Kota Metro akan semakin maju,” pesannya mengakhiri sambutan.
Karya Bhakti ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah hukum komando daerah militer tersebut. Pembersihan pasar tradisional dipilih karena dinilai memiliki dampak langsung dan cepat dirasakan oleh masyarakat banyak.