BANDARLAMPUNG — Universitas Bandar Lampung (UBL) sukses membawa pulang dua gelar juara pada ajang National Accounting and Tax Competition (NATION) 2026. Prestasi ini diraih setelah mahasiswa UBL bersaing ketat dengan peserta dari kampus-kampus elite nasional seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Bina Nusantara (Binus).
Pada kompetisi yang digelar pada 11–22 Juli 2026 ini, UBL meraih Juara I untuk kategori Poster Kreatif Nasional. Gelar tersebut diraih oleh Rachmat Dwiky melalui karyanya yang dinilai komunikatif, inovatif, dan kreatif dalam mengedukasi perpajakan.
Selain itu, Tim Drop Dead UBL berhasil meraih Juara III pada Lomba Cepat Tepat Akuntansi dan Perpajakan. Tim yang beranggotakan Muhamad Rafhael Alfazri, Jeane Faustine Earlene, dan Jeane Felice Eileen ini sukses mengungguli tim dari Universitas Sriwijaya, Universitas Binus, dan Universitas Widya Katolik Mandala Surabaya di babak final.
Pada babak penyisihan, Tim Drop Dead UBL mencatatkan skor 43,976 dan lolos otomatis ke final sebagai salah satu dari enam tim terbaik. Di fase ini, mereka berhasil mengungguli delegasi dari Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Lampung bekerja sama dengan Kanwil DJP Bengkulu–Lampung ini diikuti 28 peserta untuk kategori poster dan 27 tim (81 peserta) untuk lomba cepat tepat.
Rektor UBL, Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A., mengatakan capaian ini merupakan hasil dari budaya akademik yang dibangun di lingkungan universitas.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa kualitas mahasiswa tidak ditentukan oleh asal perguruan tingginya, tetapi oleh semangat belajar, disiplin, dan keberanian untuk terus berkompetisi," ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Menurut Rektor, UBL akan terus mendorong mahasiswa mengikuti kompetisi sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Hal ini untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah.
Ketua Tim Drop Dead UBL, Muhamad Rafhael Alfazri, mengungkapkan keberhasilan ini berkat latihan intensif dan kekompakan tim. "Kompetisinya sangat ketat karena diikuti kampus-kampus terbaik di Indonesia. Kami terus memperkuat pemahaman akuntansi dan perpajakan, serta menjaga kekompakan tim," katanya.
Sementara itu, Rachmat Dwiky menilai kemenangan di kategori poster membuktikan bahwa media visual efektif sebagai alat edukasi perpajakan. "Poster bukan hanya karya visual, tetapi juga media edukasi. Saya ingin menyampaikan pesan perpajakan dengan cara yang mudah dipahami, menarik, dan berdampak," ujarnya.
Prestasi di NATION 2026 ini sekaligus menegaskan posisi UBL sebagai satu-satunya perguruan tinggi asal Lampung yang berhasil lolos ke babak final lomba cepat tepat akuntansi dan perpajakan tingkat nasional.