LAMPUNG TIMUR — Kepala MTs N 2 Lampung Timur, Lenny Darnisah, menegaskan bahwa pemberian sertifikat kepada siswa berprestasi bukan sekadar seremoni. Ia menyebut penghargaan itu menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas belajar.
"Prestasi merupakan hasil dari proses belajar yang dilakukan secara konsisten. Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berusaha meraih hasil terbaik, sekaligus menginspirasi teman-temannya agar memiliki semangat belajar yang sama," ujar Lenny saat menyerahkan sertifikat secara simbolis.
Sertifikat diberikan kepada siswa yang meraih hasil terbaik dalam Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Menurut Lenny, asesmen ini menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran selama enam bulan.
Penyerahan disaksikan oleh dewan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa MTs N 2 Lampung Timur. Suasana berlangsung penuh semangat—para penerima penghargaan tampak bangga saat sertifikat diserahkan langsung oleh kepala madrasah, disambut tepuk tangan dari guru dan rekan-rekan mereka.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Andika Limas Putra, menambahkan bahwa penghargaan ini bagian dari upaya madrasah membangun budaya akademik yang positif, kompetitif, dan berkarakter. Pihak madrasah juga mendorong peserta didik untuk menjadikan hasil asesmen sebagai bahan evaluasi diri.
Setiap siswa, kata Andika, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang melalui proses belajar yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. "Kami ingin menanamkan bahwa apresiasi terhadap prestasi akademik adalah bagian dari pembentukan karakter," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, MTs N 2 Lampung Timur berharap budaya memberikan penghargaan terhadap prestasi akademik terus tertanam. Targetnya: mencetak peserta didik yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pendidikan ke depan.