Heru Purwanto Tusuk Istri Siri hingga Tewas di Pringsewu, Lalu Robek Perut Sendiri dengan Pisau Sama

Penulis: Khairul Anwar  •  Senin, 29 Juni 2026 | 13:15:32 WIB
Heru Purwanto dan korban ditemukan dalam kondisi kritis setelah insiden penganiayaan di Pringsewu.

PRINGSEWU — Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB di samping rumah warga. Kapolsek Pagelaran, Iptu Agus Dharmawan, mengungkapkan hubungan pasangan suami istri siri ini sudah lama tidak harmonis dan pisah ranjang.

Bujuk Bertemu Sejak Sore, Ditolak Berkali-kali

Sebelum kejadian, Heru berulang kali membujuk korban untuk bertemu sejak sore. Anes selalu menolak. Nekat, pelaku mendatangi rumah korban pada malam hari saat korban sedang merawat ayahnya yang sakit.

Dengan dalih ada pembicaraan penting, Heru berhasil mengajak Anes keluar rumah. Sekitar 20 meter dari rumah, keduanya terlibat cekcok mulut yang berujung penganiayaan berat.

Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

"Warga sempat mendengar teriakan minta tolong korban dan melihat pelaku melarikan diri ke arah kebun," ujar Iptu Agus mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, Senin (29/6/2026).

Warga bersama aparat melakukan pengejaran. Heru ditemukan tergeletak telungkup di sebuah bekas kolam ikan dalam kondisi sekarat. Luka robek di perutnya membuat usus terburai.

Mengaku Tusuk Korban Lalu Lukai Diri

"Kepada penyidik, pelaku mengakui telah menusuk korban terlebih dahulu sebelum akhirnya melukai dirinya sendiri menggunakan pisau yang sama. Saat ini pelaku masih dirawat intensif di RSUD Pringsewu dengan pengawalan ketat," jelas Kapolsek.

Polisi mengamankan barang bukti sebilah pisau bernoda darah. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dimakamkan di TPU Pekon Pamenang.

Motif Sakit Hati atau Asmara Masih Didalami

Satreskrim Polres Pringsewu bersama Polsek Pagelaran masih mendalami motif pembunuhan sadis tersebut. Dugaan sementara mengarah pada persoalan asmara atau sakit hati di balik hubungan yang sudah retak.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: lampung.viva.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top