LAMPUNG — Mengusung teknologi Super Hybrid milik BYD, Dolphin G DM-i mengandalkan kombinasi mesin bensin 1.500 cc dan motor listrik bertenaga 163 PS. Hatchback ini tidak hanya dirancang untuk penggunaan harian di perkotaan, tetapi juga diklaim andal untuk perjalanan jarak jauh berkat efisiensi bahan bakarnya yang tinggi.
BYD menawarkan Dolphin G DM-i dalam empat varian untuk pasar Eropa: Active, Boost, Comfort, dan Sport. Varian Active sebagai model entry-level dibekali baterai berkapasitas 7,42 kWh, yang memberikan jarak tempuh listrik murni sekitar 40 km.
Sementara itu, tiga varian di atasnya—Boost, Comfort, dan Sport—menggunakan baterai lebih besar berkapasitas 18,3 kWh. Dengan paket baterai tersebut, jarak tempuh listrik meningkat signifikan hingga 105 km, sekaligus menekan emisi CO2 hingga hanya 32 g/km.
Dari sisi kepraktisan, Dolphin G DM-i menawarkan kabin yang lapang berkat wheelbase sepanjang 2.610 mm. Kapasitas bagasinya mencapai 425 liter, angka yang bahkan lebih besar dibanding sejumlah rival di kelas yang lebih tinggi.
Fitur ini menjadi nilai tambah bagi konsumen Eropa yang kerap membutuhkan ruang kargo luas untuk mobilitas sehari-hari maupun perjalanan akhir pekan.
BYD berencana mulai memasarkan Dolphin G DM-i pada musim panas tahun ini. Pengiriman unit kepada konsumen dijadwalkan dimulai pada awal musim gugur.
Kehadiran model ini menjadi sinyal kuat bahwa pabrikan asal Tiongkok tersebut semakin serius mengguncang pasar mobil kompak Eropa, yang selama ini didominasi oleh pabrikan Eropa dan Jepang.