PESAWARAN — Kebakaran hebat yang melalap sebuah gudang di depan Perumahan Sri Mulyo Permai, Senin (8/6/2026) sore, membuka tabung aktivitas mencurigakan. Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian menemukan ratusan drum berisi limbah minyak kelapa sawit mentah yang diduga digunakan untuk produksi BBM ilegal.
Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito mengonfirmasi sedikitnya 150 drum berisi limbah CPO berada di dalam area gudang seluas 150 meter persegi tersebut. “Keberadaan drum ini menjadi salah satu fokus penyelidikan untuk mengungkap aktivitas sebenarnya yang berlangsung di lokasi,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Polisi mendalami kemungkinan gudang tersebut tidak hanya digunakan untuk penimbunan, tetapi juga pengolahan BBM ilegal. Material limbah CPO yang mudah terbakar membuat risiko kebakaran di lokasi sangat tinggi. “Potensi bahaya cukup tinggi mengingat banyaknya drum berisi material mudah terbakar,” kata Alvie.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Petugas telah memasang garis polisi dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi. “Kami masih melakukan pendalaman terkait status kepemilikan, legalitas usaha, maupun aktivitas yang berlangsung,” tambahnya.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari area gudang menarik perhatian warga. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Pesawaran dan tiga unit dari Lampung Selatan dikerahkan ke lokasi. Kobaran api baru berhasil dikendalikan pada pukul 19.50 WIB, setelah hampir empat jam upaya pemadaman.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, polisi memastikan akan terus memeriksa barang bukti yang diamankan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi,” ujar Alvie.