Teror Pocong Palsu di Lampung Bikin Warga Resah, Polda Imbau Aktifkan Kembali Ronda Malam

Penulis: Syaiful Bahri  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 16:38:01 WIB
Patroli malam Polda Lampung ditingkatkan untuk mengantisipasi teror pocong palsu.

BANDAR LAMPUNG — Fenomena teror pocong palsu yang ramai di media sosial pekan lalu kini merambah wilayah Lampung. Polda Lampung langsung bergerak dengan mengerahkan patroli malam dan mengajak warga mengaktifkan kembali ronda malam guna mengantisipasi aksi yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum.

"Jangan resah soal teror pocong, karena polisi terus meningkatkan keamanan lewat serangkaian kegiatan Kamtibmas. Kepolisian terus meningkatkan langkah pengamanan dan patroli guna menjaga situasi tetap kondusif," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (30/5/2026).

Polisi Sebut Teror Pocong Bisa Dimanfaatkan Pihak Tak Bertanggung Jawab

Menurut Yuni, aksi teror pocong palsu bukan sekadar iseng. Ia menilai fenomena ini berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk menakut-nakuti warga hingga mengganggu stabilitas keamanan lingkungan. Karena itu, selain patroli, polisi juga memperketat pengawasan di permukiman.

"Jangan mudah terprovokasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada aparat kepolisian terdekat," tegas mantan Kapolres Metro ini.

Warga Diminta Aktifkan Kembali Ronda Malam

Polda Lampung tak hanya mengandalkan aparat. Warga didorong ikut menjaga situasi kondusif dengan meningkatkan kewaspadaan lingkungan. Salah satu langkah konkret yang disarankan adalah mengaktifkan kembali ronda malam bersama aparat setempat.

Imbauan ini disampaikan menyusul beberapa video dan informasi tentang kemunculan pocong yang beredar luas di media sosial. Polisi memastikan terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku di balik aksi teror tersebut.

Langkah Polda Lampung Menekan Kepanikan Warga

Selain patroli dan ronda malam, Polda Lampung juga menggencarkan sosialisasi ke tingkat RT/RW. Tujuannya, mencegah kepanikan massal akibat informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat diimbau tidak serta-merta menyebarkan konten menakutkan tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai penangkapan pelaku teror pocong palsu di Lampung. Polisi masih mendalami sejumlah laporan dari warga yang mengaku melihat sosok pocong berkeliaran di malam hari.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: lampung.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top