BANDAR LAMPUNG — Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, menginspeksi sejumlah fasilitas publik bagi warga binaan pada Selasa (19/5/2026). Dua titik yang menjadi sorotan adalah Wartelsuspas dan Selat Warna.
Dalam kunjungan itu, Tri Wahyu didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Brivsan Kartadilaga, serta Kasubsi Administrasi dan Perawatan, Novo Firnando. Ia menyusuri setiap sudut area layanan dan menyapa langsung warga binaan yang tengah antre menggunakan telepon.
Tri Wahyu tidak sekadar mengecek perangkat. Ia duduk berdialog dengan sejumlah warga binaan untuk mendengar kendala yang mereka hadapi saat memanfaatkan layanan. “Kami ingin memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik dan benar-benar bermanfaat,” ujarnya.
Wartelsuspas menjadi perhatian utama karena merupakan jalur komunikasi utama warga binaan dengan keluarga di luar rutan. Tingginya intensitas penggunaan membuat jajaran rutan harus memastikan layanan berjalan tertib dan nyaman.
Kegiatan ini juga menjadi ajang pendekatan humanis antara petugas dan warga binaan. Tri Wahyu menegaskan bahwa komunikasi dengan keluarga adalah dukungan moral penting selama masa pembinaan.
“Terutama layanan Wartelsuspas yang sangat penting bagi warga binaan untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga. Komunikasi dengan keluarga menjadi salah satu bentuk dukungan moral yang sangat berarti selama menjalani masa pembinaan,” kata Karutan.
Pantauan di lapangan, kegiatan kontrol berlangsung aman dan lancar. Warga binaan menyambut positif kunjungan itu karena merasa diperhatikan dalam pemenuhan hak layanan.
Tri Wahyu berjanji jajarannya akan terus mengevaluasi dan membenahi fasilitas pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan. “Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan,” pungkasnya.