Google Wallet Uji Fitur Kelola Struk dan Tiket Lewat Integrasi Gmail

Penulis: Khairul Anwar  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:37:01 WIB
Google Wallet uji coba fitur baru untuk mengelola struk dan tiket dari Gmail secara otomatis.

Solusi Rapikan Tumpukan Struk Digital di Google Wallet

Selama ini, Google Wallet berfungsi lebih dari sekadar dompet kartu debit atau kredit digital. Pengguna bisa menyimpan tiket pesawat hingga kartu loyalitas, namun penumpukan data sering kali membuat tampilan aplikasi berantakan layaknya laci berisi tumpukan kertas fisik. Google kini menyiapkan solusi melalui laman khusus untuk mengelompokkan kiriman dari Gmail secara otomatis.

Melalui menu pengaturan terbaru, pengguna akan menemukan opsi untuk mengelola dokumen yang ditarik langsung dari email. Langkah ini merupakan pengembangan dari fitur sinkronisasi yang sudah ada, namun kini hadir dengan antarmuka yang jauh lebih rapi dan terpusat.

Pantau Status Pesanan dan Riwayat Transaksi Non-Tunai

Berdasarkan temuan APK teardown, fitur ini memperluas cakupan data yang bisa ditarik dari Gmail. Jika sebelumnya Wallet lebih fokus pada transaksi tap-to-pay, versi terbaru akan menampilkan struk belanja daring dari berbagai platform, termasuk Google Play dan layanan pihak ketiga seperti Flipkart. Data yang muncul mencakup nominal belanja, deskripsi barang, hingga nomor pesanan secara mendetail.

Pengguna juga bisa melihat status transaksi secara real-time langsung dari aplikasi Wallet. Status seperti "Canceled" (Dibatalkan) atau "Refunded" (Dikembalikan) akan muncul pada entri struk tertentu. Integrasi ini tetap mengandalkan izin "Smart features and personalization" yang harus diaktifkan pengguna pada pengaturan akun Google mereka.

Kendali Penuh Tanpa Menghapus Email Asli

Setiap struk dalam daftar memiliki detail lengkap yang terhubung langsung ke sumbernya. Terdapat tombol "View email receipt" yang berfungsi sebagai pintasan untuk membuka pesan asli di aplikasi Gmail. Hal ini memudahkan pengguna saat membutuhkan verifikasi tambahan atau bukti korespondensi yang lebih lengkap.

Google juga menyertakan ikon tempat sampah untuk menghapus catatan transaksi dari Wallet. Penting untuk dipahami bahwa menghapus struk di Google Wallet tidak akan menghapus email asli di kotak masuk Gmail. Fitur ini murni bertujuan untuk merapikan tampilan aplikasi tanpa mengorbankan data penting pengguna.

Ketersediaan dan Status Pengembangan

Fitur manajemen struk ini masih dalam tahap uji coba dan belum dirilis secara publik untuk seluruh pengguna Android. Sebagai catatan, fitur yang ditemukan dalam pembedahan kode aplikasi (APK) tidak selalu menjamin peluncuran versi final. Google bisa saja mengubah cara kerja fitur ini atau menunda ketersediaannya berdasarkan hasil pengujian.

Jika nantinya dirilis secara global, pembaruan ini akan menjadi peningkatan fungsional yang signifikan bagi ekosistem Android. Google Wallet tidak lagi sekadar alat pembayaran, melainkan asisten digital yang membantu pengguna melacak pengeluaran dan dokumen perjalanan dalam satu pintu.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: androidauthority.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top