Anggota BPK Haerul Saleh Wafat, Mentan Amran Puji Sosok Sederhana

Penulis: Syaiful Bahri  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 12:36:01 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Haerul Saleh di RSUD Pasar Minggu.

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh meninggal dunia akibat musibah kebakaran di kediamannya pada Jumat (8/5/2026). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjadi salah satu pejabat pertama yang memberikan penghormatan terakhir di RSUD Pasar Minggu, Jakarta.

Kabar duka menyelimuti institusi negara pada pengujung pekan ini. Haerul Saleh, yang menjabat sebagai Anggota IV BPK RI, berpulang di tengah masa pengabdiannya dalam menjaga akuntabilitas keuangan negara.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman segera menuju rumah sakit setelah menerima informasi wafatnya almarhum. Amran tampak mendampingi keluarga hingga membantu proses pengantaran jenazah ke ambulans di RSUD Pasar Minggu.

Kehadiran Mentan Amran menunjukkan kedekatan hubungan kerja profesional antara Kementerian Pertanian dengan BPK, khususnya pada lingkup tugas Anggota IV. Kepergian Haerul Saleh meninggalkan duka mendalam bagi jajaran kabinet dan kolega di lembaga negara.

Kronologi Musibah Kebakaran di Kediaman

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, musibah ini terjadi saat kediaman almarhum sedang dalam proses renovasi. Haerul Saleh dilaporkan sedang berada di lokasi untuk mengawasi langsung jalannya pengerjaan rumah tersebut.

Asisten rumah tangga almarhum menceritakan bahwa api muncul secara mendadak dan membesar dalam waktu singkat. Gumpalan asap hitam pekat langsung memenuhi ruangan, sehingga upaya penyelamatan tidak dapat terhindarkan dari risiko fatal.

Kejadian yang berlangsung cepat ini mengejutkan banyak pihak, mengingat almarhum dikenal sebagai pejabat yang tetap aktif menjalankan rutinitasnya. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Pasar Minggu sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dedikasi dan Integritas dalam Tata Kelola

Mentan Amran mengenang Haerul Saleh sebagai figur yang tenang namun memiliki prinsip kuat dalam bekerja. Di mata Amran, almarhum adalah rekan kerja yang selalu mengedepankan profesionalisme dalam setiap proses audit dan pengawasan pemerintahan.

"Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Amran.

Selama menjabat di BPK, Haerul Saleh dikenal luas sebagai putra terbaik bangsa yang menghargai kerja keras. Ia konsisten mendorong transparansi anggaran agar setiap rupiah uang negara dapat dipertanggungjawabkan demi kepentingan masyarakat luas.

Warisan Profesionalisme di Lembaga Audit

Kehilangan Haerul Saleh menjadi pukulan bagi upaya penguatan akuntabilitas di Indonesia. Kontribusinya dalam memperkuat sistem pengawasan di berbagai kementerian dan lembaga menjadi warisan penting bagi para penerusnya di BPK.

"Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia," kata Amran menambahkan.

Amran juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini. Sosok Haerul Saleh akan terus dikenang sebagai pejabat yang memadukan kesederhanaan pribadi dengan ketegasan dalam menjalankan tugas negara.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: cnbcindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top