BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung terus memacu akselerasi transformasi digital guna menghadirkan birokrasi yang lebih ramping dan transparan. Melalui penguatan aplikasi Lampung-In, Pemprov menargetkan platform ini menjadi satu-satunya gerbang layanan digital terpadu bagi seluruh masyarakat Lampung.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah sinkronisasi data antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghapus ego sektoral aplikasi.
Dalam tahap percepatan ini, dua sistem vital akan segera dilebur ke dalam ekosistem Lampung-In untuk memudahkan akses warga:
| Nama Layanan | Fungsi Utama | Cakupan Wilayah |
|---|---|---|
| Saibara | Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) | Seluruh Provinsi Lampung |
| SP4N LAPOR | Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik | Provinsi hingga Kabupaten/Kota |
Marindo menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) bersama Inspektorat untuk melakukan pertemuan teknis intensif pada pekan depan (Senin–Jumat). Fokusnya adalah memastikan transisi teknis para programmer berjalan mulus.
“Ke depan kita usahakan hanya ada satu aplikasi, satu data, dan satu informasi di Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu melalui Lampung-In. Integrasi ini krusial agar masyarakat cukup mengakses satu platform untuk menyampaikan aduan maupun mendapatkan layanan,” ujar Marindo Kurniawan, Sabtu (21/2/2026).
Selama ini, banyaknya aplikasi yang berdiri sendiri di setiap instansi seringkali membingungkan pengguna. Dengan adanya Lampung-In, Pemprov Lampung ingin memastikan:
Efisiensi Birokrasi: Tidak ada lagi tumpang tindih data antar-instansi.
Transparansi: Masyarakat dapat memantau progres pengaduan secara real-time.
Kemudahan Akses: Cukup satu akun untuk berbagai macam urusan pemerintahan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah serta menjadikan Lampung sebagai salah satu provinsi dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) terbaik di Indonesia.