LAMPUNG TENGAH – Guna menjamin stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok menjelang bulan suci Ramadan, jajaran Polres Lampung Tengah melakukan pendampingan intensif kepada Badan Pangan Nasional (Bappenas) dalam rangkaian sidak di Plaza Pasar Bandar Jaya. Kegiatan ini berlangsung dalam dua tahap, yakni pada Jumat (6/2/2026) dan Minggu (8/2/2026).
Langkah preventif ini dilakukan dengan menyisir langsung sejumlah distributor dan toko besar di area pasar guna memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar serta menjamin rantai pasokan tetap lancar.
Kasi Humas AKP Yakub Samsudin, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, mengungkapkan bahwa pemeriksaan difokuskan pada sejumlah grosir utama seperti Toko Rini, Toko Purbaputra, dan Toko Lesti.
"Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, seluruh kebutuhan pokok masyarakat tersedia dalam jumlah yang mencukupi. Selain itu, para pedagang terpantau masih menjual barang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dipatok pemerintah," jelas AKP Yakub pada Senin (9/2/2026).
Sidak ini melibatkan kolaborasi luas dari berbagai pemangku kepentingan, di antaranya:
Badan Pangan Nasional (Bappenas)
Bulog
Dinas Perdagangan & Dinas Ketahanan Pangan
Dinas Peternakan & Dinas Perhubungan
UPTD Kabupaten Lampung Tengah
Bappenas menegaskan bahwa pengawasan serupa akan digelar secara periodik. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya spekulan yang mencoba menaikkan harga di atas rata-rata atau melakukan praktik penimbunan barang yang dapat merugikan konsumen.
Selain melakukan pengecekan angka, petugas gabungan juga memberikan edukasi kepada para pedagang. Mereka diimbau untuk menjaga etika berdagang dengan tidak melakukan penimbunan barang demi menjaga daya beli masyarakat luas.
"Pendampingan dari kepolisian ini bertujuan memastikan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan Harga Acuan Pembelian (HAP) berjalan efektif di pasar. Kami ingin memastikan mutu pangan terjaga dan masyarakat mendapatkan harga yang adil sesuai aturan perundang-undangan," tutup AKP Yakub.