Pencarian

Raymond/Joaquin Tersingkir dari Kejuaraan Dunia 2026 Usai Dikalahkan Ganda Muda Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 • 02:17:01 WIB
Raymond/Joaquin Tersingkir dari Kejuaraan Dunia 2026 Usai Dikalahkan Ganda Muda Malaysia
Raymond/Joaquin harus mengakui keunggulan ganda putra Malaysia Junaidi/Yap pada babak awal Kejuaraan Dunia 2026.

LAMPUNG — Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi sektor ganda putra Indonesia. Raymond/Joaquin sejatinya diunggulkan melawan pasangan Malaysia yang berada di peringkat 19 dunia, namun performa agresif Junaidi/Yap sejak awal pertandingan membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan.

Keunggulan 16-13 Luluh oleh Delapan Poin Beruntun Malaysia

Jalannya gim pertama memperlihatkan pertarungan sengit. Setelah sempat tertinggal 3-2, Raymond/Joaquin mampu membalikkan keadaan dan memimpin 10-8. Meski interval pertama diraih Junaidi/Yap dengan skor 11-10, ganda Indonesia sempat kembali unggul 16-13.

Namun, keunggulan tersebut justru menjadi titik balik bagi pasangan Malaysia. Junaidi/Yap tampil luar biasa dengan meraih delapan poin beruntun dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16. Kehilangan momentum di akhir gim menjadi pekerjaan rumah yang gagal diatasi Raymond/Joaquin.

Permainan Net Cepat Junaidi/Yap Kunci Kemenangan 21-19

Gim kedua berjalan lebih ketat. Junaidi/Yap langsung tancap gas dengan memimpin 4-0, namun Raymond/Joaquin perlahan mendekat. Strategi permainan net cepat yang diterapkan pasangan Malaysia terbukti efektif untuk menjaga jarak poin, unggul 8-6 lalu 11-9 saat interval.

Usai rehat, Raymond/Joaquin berusaha bangkit. Tertinggal 19-16, mereka mencoba menipiskan jarak menjadi 19-18. Sayangnya, perlawanan tersebut tidak cukup. Junaidi/Yap mengamankan kemenangan 21-19 setelah duel berlangsung selama 35 menit.

Kegagalan di Babak Awal dan Target yang Tertunda

Hasil ini menjadi kegagalan kedua bagi Raymond/Joaquin untuk melangkah jauh di ajang Kejuaraan Dunia. Sebagai salah satu ganda putra andalan Indonesia, tekanan untuk tampil konsisten di turnamen besar semakin besar. Pasangan ini sebelumnya diharapkan bisa menembus babak perempat final, namun ambisi itu harus pupus lebih awal.

Kekalahan ini juga menyisakan pertanyaan besar mengenai konsistensi performa ganda putra Indonesia di level tertinggi. Sementara itu, Junaidi/Yap berhak melaju ke babak 16 besar dan akan menjadi lawan tangguh bagi unggulan-unggulan lainnya di turnamen.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks