LAMPUNG SELATAN — Tiga kepala keluarga yang rumahnya ludes dilalap api di Kabupaten Lampung Selatan akhirnya mendapat kepastian bantuan dari pemerintah daerah. Masing-masing menerima dana segar senilai Rp 12,5 juta untuk memulihkan kondisi tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan pokok yang mendesak.
Penyerahan bantuan berlangsung pada Jumat (31/7/2026), diserahkan oleh Sekretaris Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Hendry Gunawan, yang mewakili Bupati, serta didampingi Kepala Dinas Damkarmat, Sefri Masdian. Para penerima bantuan tersebar di tiga titik berbeda, yakni Waluyo dari Desa Sinar Rezeki, Kecamatan Jati Agung; Pratama Agus Prasetyo dari Desa Bangunan, Kecamatan Palas; serta Desi Susanti dari Desa Haduyang, Kecamatan Natar.
Bukan Sekadar Seremoni, tapi Kehadiran Negara di Tengah Musibah
Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Sefri Masdian, menegaskan bahwa penyerahan dana ini bukanlah rutinitas birokrasi semata. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk kepedulian emosional pemerintah terhadap warganya yang sedang diuji.
"Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap warga yang tertimpa musibah. Harapan kami, bantuan ini bisa meringankan beban moral maupun material para korban, sekaligus menjadi pelecut semangat agar mereka segera bangkit," ujar Sefri Masdian.
Prioritas Penggunaan Dana: Kebutuhan Harian dan Perbaikan Rumah
Hendry Gunawan, Sekretaris Dinas Damkarmat, berpesan agar dana yang diterima tidak digunakan untuk hal-hal di luar kebutuhan utama. Ia secara spesifik meminta para korban memprioritaskan belanja harian dan renovasi bagian rumah yang rusak akibat amukan si jago merah.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan pun menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis terdepan dalam pendampingan dan respons tanggap darurat bagi warga yang terdampak bencana di wilayahnya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascamusibah di daerah tersebut. (*)