LAMPUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat meresmikan perluasan jaringan listrik di Pekon Sukamakmur, Kecamatan Belalau, Senin lalu. Program ini menyasar 65 kepala keluarga yang selama ini belum tersentuh layanan kelistrikan.
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan peresmian tersebut dirangkaikan dengan kegiatan majelis taklim. Ia menyebut dua hal ini sebagai penguatan spiritual dan pemenuhan kebutuhan dasar warga secara bersamaan.
"Hari ini kita merayakan dua hal. Pertama, penguatan spiritual melalui majelis taklim. Kedua, peresmian listrik yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya dalam pernyataan yang dikonfirmasi di Lampung Selatan.
Progres Pemasangan: 65 KK Teraliri, Puluhan Lainnya dalam Antrean
Dari total sasaran awal, 65 KK telah menikmati aliran listrik. Delapan KK lainnya masih dalam proses pemasangan secara mandiri. Selain itu, sebanyak 36 KK yang terdaftar sebagai penerima Bantuan Pasang Baru Listrik dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih menjalani proses administrasi.
Bupati menambahkan, seluruh penerima bantuan dari pusat akan diresmikan secara bersamaan setelah tahapan administrasi tuntas. Pemerintah daerah memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam program pemerataan infrastruktur dasar ini.
Listrik Masuk, Ekonomi dan Pendidikan Warga Berpeluang Naik Kelas
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan dampak langsung dari program ini terhadap kesejahteraan warga, terutama di sektor pendidikan dan ekonomi mikro. Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar lebih nyaman di malam hari. Pelaku UMKM juga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas.
"Dengan listrik, anak-anak bisa belajar lebih nyaman di malam hari. Pelaku UMKM bisa meningkatkan produktivitas. Aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar juga akan semakin baik," kata Parosil.
Pemerataan kelistrikan ini merupakan bagian dari visi Lampung Barat Hebat dan Setia. Bupati mengajak warga memanfaatkan listrik secara bijaksana dan ikut menjaga jaringan yang telah dibangun.
"Pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan spiritual. Listrik menerangi rumah kita, majelis taklim menerangi hati kita. Jika keduanya seiring, maka akan lahir masyarakat yang maju, sejahtera, religius, dan berdaya saing," ucap dia.
Warga: "Apa yang Kami Tunggu Selama Ini Akhirnya Terwujud"
Tokoh masyarakat Pekon Sukamakmur, Rudi, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan PT PLN (Persero) yang telah mendukung realisasi program ini. Ia menyebut listrik adalah kebutuhan yang sudah lama dinantikan warga.
"Kami masyarakat Pekon Sukamakmur mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Apa yang kami tunggu selama ini akhirnya terwujud karena pemerintah telah mendukung dan menyalurkan listrik ke pekon kami," ucapnya.
Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program serupa ke wilayah pelosok lain di Lampung Barat. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan tidak ada desa yang masih gelap gulita saat malam tiba.