BANDARLAMPUNG — Empat sekolah menengah kejuruan di Bandarlampung kini memiliki media pembelajaran langsung untuk teknologi kendaraan listrik. PLN UID Lampung tidak hanya memberikan pelatihan konversi motor listrik, tetapi juga menyerahkan empat unit sepeda motor dan empat paket kit konversi sebagai alat praktik.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Lampung Rio Widya Nugraha mengatakan pelatihan ini diikuti 50 peserta yang terdiri dari siswa dan guru SMKN 2 Bandarlampung, SMK 2 Mei Bandarlampung, SMKN 5 Bandarlampung, dan SMKN 7 Bandarlampung. Dua bengkel mitra, Bengkel KS Motrik dan Bengkel Serayu Motor, juga turut serta.
Pelatihan berlangsung selama tiga setengah hari. Peserta mendapat pembekalan materi dasar teknologi konversi motor listrik yang disusun bersama akademisi Universitas Bandarlampung. Setelah itu, mereka menjalani praktik konversi selama satu setengah hari yang didampingi instruktur dari Elders Garage.
"Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan materi dasar teknologi konversi motor listrik yang disusun bersama akademisi Universitas Bandarlampung, kemudian dilanjutkan dengan praktik konversi motor listrik selama satu setengah hari didampingi instruktur dari Elders Garage," kata Rio di Bandarlampung, Senin.
PLN menilai pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak talenta yang siap mendukung industri kendaraan listrik di Indonesia. Di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi ketahanan energi, percepatan transisi menuju energi bersih harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia yang kompeten.
"Kami terus memperkuat dukungannya terhadap transisi energi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli," ujar Rio.
PLN berharap pelatihan ini bisa melahirkan teknisi dan inovator muda yang siap mendukung transformasi energi sekaligus membuka peluang usaha baru. Perusahaan tidak hanya membangun infrastruktur kendaraan listrik, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik nasional.
"Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir teknisi dan inovator muda yang siap mendukung transformasi energi sekaligus membuka peluang usaha baru di masa depan. Inilah wujud komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi," kata Rio.