LABUHAN RATU — Keberhasilan dua murid MAN IC Lampung Timur menempati posisi teratas lahir dari proses pembinaan yang berjalan di madrasah. Nurlaili, S.Pd., guru Kimia sekaligus guru pembina, mendampingi kedua murid mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Pembinaan diarahkan untuk memperkuat pemahaman materi sekaligus melatih murid menghadapi berbagai bentuk tantangan akademik.
Menguji Kecepatan Berpikir dan Ketepatan Memecahkan Persoalan
Chemistry Smart Clash menuntut peserta menguasai konsep kimia secara menyeluruh. Kompetisi ini juga menguji kecepatan berpikir, ketepatan memecahkan persoalan, dan kemampuan berpikir kritis. Muhammad Daryfatih dan Muhammad Rasya Rachmansyah menunjukkan kesiapan mereka bersaing di ajang tersebut.
Keberhasilan meraih dua posisi teratas menjadi capaian tersendiri bagi madrasah. Kedua murid mampu menampilkan kemampuan terbaiknya di tengah suasana kompetitif yang ketat.
Kepala Madrasah: Prestasi Ini Hasil Proses Belajar dan Kerja Keras
Kepala MAN IC Lampung Timur, Dr. H. Muhammad Naim, S.Pi., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian kedua murid. Ia berharap prestasi tersebut memacu murid lain untuk terus mengembangkan potensi.
“Prestasi ini merupakan hasil dari proses belajar, kerja keras, dan semangat berkompetisi. Semoga capaian Muhammad Daryfatih dan Muhammad Rasya Rachmansyah dapat menjadi inspirasi bagi murid MAN IC Lampung Timur lainnya untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Piala dan Hadiah Diserahkan 24 Oktober 2026
Piala dan hadiah bagi para juara Chemistry Smart Clash akan diserahkan pada 24 Oktober 2026 di Universitas Lampung. Penyerahan itu menutup rangkaian ajang Chemistry EXPO XXX yang digelar kampus tersebut.
Capaian ini menambah deretan prestasi akademik MAN IC Lampung Timur. Madrasah menyatakan komitmennya mendorong pengembangan potensi murid melalui pembelajaran, pembinaan, kompetisi, serta pengalaman akademik yang berkelanjutan.