LAMPUNG — Bekerja dan kuliah tanpa laptop kini makin mudah karena tablet kelas Rp3-4 jutaan sudah sanggup menjalankan banyak aplikasi sekaligus. Layar luas plus dukungan papan ketik tambahan bikin mengetik dokumen terasa nyaman. Tapi tidak semua tablet layak jadi perangkat utama, jadi cermati dulu spesifikasi dan aksesori bawaan sebelum membeli.
Memilih tablet sebagai pengganti laptop bukan sekadar soal harga murah. Ada beberapa hal yang perlu dicek lebih dulu supaya perangkat benar-benar mendukung produktivitas harian, bukan justru merepotkan di tengah pekerjaan.
1. Lenovo Idea Tab
Varian tertentu yang beredar di Indonesia hadir dalam paket lengkap bersama papan ketik dan pena tulis. Kombinasi ini cocok untuk mengetik tugas, mencatat materi kuliah langsung di layar, sampai mengikuti kelas daring. Harganya berada di kisaran Rp4,2 jutaan, menarik bagi yang ingin langsung dapat aksesori tanpa beli terpisah.
2. Infinix XPAD 20 Pro
Infinix XPAD 20 Pro masuk daftar tablet yang layak dipertimbangkan di kelas harga ini. Model ini menawarkan layar luas dan kemampuan menjalankan sejumlah aplikasi sekaligus, sehingga cocok untuk kebutuhan multitasking ringan sehari-hari.
3. Perhatikan Kemampuan Mesin
Sebelum memutuskan membeli, cek dulu chipset dan RAM yang dipakai. Tablet di kisaran Rp3-4 jutaan biasanya cukup untuk aplikasi produktivitas, tapi belum tentu lancar untuk tugas berat seperti editing video. Sesuaikan dengan kebutuhan supaya tidak salah beli.
4. Pastikan Aksesori Mudah Didapat
Dukungan papan ketik tambahan jadi pembeda antara tablet yang benar-benar bisa menggantikan laptop dan yang sekadar jadi layar besar. Cari model yang aksesorinya tersedia resmi di Indonesia, bukan hanya dijual terpisah di pasar abu-abu.
5. Cermati Ketahanan Daya dan Sistem Operasi
Daya tahan baterai menentukan seberapa lama tablet bisa dipakai bekerja di luar rumah. Selain itu, pastikan sistem operasinya masih mendapat pembaruan rutin agar aplikasi tetap kompatibel dalam jangka panjang.
Lima pertimbangan di atas bisa jadi panduan awal sebelum membeli tablet murah sebagai pengganti laptop. Utamakan kebutuhan harian dan ketersediaan aksesori resmi, bukan sekadar harga termurah.