Pelatih Garudayaksa FC Puji Lini Serang Arema FC Jelang Laga Krusial di Pakansari

Penulis: Khairul Anwar  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:07:31 WIB
Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic memuji lini serang Arema FC jelang laga pekan kelima BRI Super League 2026/27 di Stadion Pakansari, Bogor.

LAMPUNG — Garudayaksa FC masih memburu kemenangan perdana di BRI Super League 2026/27 saat menjamu Arema FC di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (17/10) sore. Pelatih Milos Joksic menegaskan mental anak asuhnya tetap terjaga meski empat laga awal berjalan tanpa kemenangan.

Laga pekan kelima ini menjadi panggung pembuktian bagi tim promosi asal Bekasi tersebut. Dari empat pertandingan yang sudah dilakoni, Garudayaksa harus melewati jadwal padat dengan tiga laga tandang dan baru sekali tampil di markas sendiri.

Joksic mengakui tantangan terbesar dalam periode awal musim adalah belum bisa menurunkan kekuatan terbaik secara utuh. Pada laga terakhir, timnya sudah tampil dengan skuad penuh dan menciptakan banyak peluang, tetapi tetap menelan kekalahan.

Kepercayaan Diri Pemain Jadi Kunci Kebangkitan

Pelatih asal Serbia itu menilai fondasi mental pemainnya masih kokoh. Ia menekankan pentingnya saling percaya antar pemain sebagai modal utama menghadapi laga krusial melawan tim yang sedang dalam performa terbaik.

"Kepercayaan diri pemain masih dalam bentuk yang bagus dan harus terus dibangun. Saya percaya pada mereka, mereka harus saling percaya satu sama lain, dan percaya pada tim," ujar Milos Joksic dalam sesi konferensi pers, Jumat (16/10).

"Kami membangun tim ini dalam empat pertandingan terakhir tanpa skuat yang lengkap. Pada laga terakhir, kami tampil full squad namun harus kalah setelah membuang banyak peluang. Tetapi, kami berbicara setiap hari. Kami bersama-sama sebagai sebuah keluarga, dan kami percaya hari-hari buruk itu sudah di belakang kami. Di masa depan, kami akan mulai menang," imbuhnya.

Set-Pieces Arema FC Jadi Ancaman Utama

Menghadapi Arema FC, Joksic memberikan rasa hormat tinggi kepada calon lawannya. Ia secara khusus menyoroti ketajaman lini serang Singo Edan, terutama dalam memanfaatkan situasi bola mati.

"Arema FC adalah tim yang sangat kuat, terutama dalam situasi offensive set-pieces. Mereka mencetak banyak gol dari sepak pojok maupun skema operan pendek dari sudut. Mereka juga memiliki pemain-pemain asal Amerika Latin yang luar biasa, bermain sangat cepat, dan sangat kuat," puji Joksic.

"Mereka tim yang sangat bagus dan meraih hasil awal yang bagus, berkebalikan dengan kami," dia menambahkan.

Pakansari Jadi Ajang Pembuktian Identitas Tim

Meski menyadari kualitas Arema FC yang tengah menanjak dalam tiga hingga empat bulan terakhir, Joksic menganggap laga Sabtu sore sebagai kesempatan membalikkan keadaan. Ia menyebut timnya sudah bersiap penuh sepanjang pekan.

"Kami telah bersiap sepenuhnya minggu ini. Tim saya telah bekerja sangat keras. Saya berharap besok kami bisa bermain sedikit lebih baik dan menciptakan banyak peluang untuk memenangkan pertandingan. Ini sangat penting bagi kami untuk tumbuh sebagai tim dan sebagai pemain," jelasnya.

"Dari hari pertama hingga pertandingan terakhir, kami telah melangkah jauh dan bermain jauh lebih baik, meskipun kami masih kalah. Tetapi segera, saya berharap besok kami akan mulai menang. Dengan rasa hormat yang tinggi kepada Arema, ini adalah kesempatan kami untuk meraih kejayaan dan menunjukkan siapa kami sebenarnya," pungkas Joksic.

Garudayaksa FC membutuhkan tiga poin untuk keluar dari tekanan di papan bawah klasemen. Sementara Arema FC datang dengan modal hasil positif dan berambisi melanjutkan tren kemenangan di kandang lawan.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: ileague.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top