BANDAR LAMPUNG — Laga uji tanding antara Tim Mini Soccer Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung dan Lampung FC 40+ berakhir tanpa pemenang. Skor akhir 5-5 diraih setelah kedua tim bergantian mencetak gol sepanjang dua babak yang masing-masing berdurasi 20 menit itu.
PWI Lampung Lebih Dulu Mengambil Inisiatif Serangan
Sejak wasit meniup peluit kick-off, PWI Lampung tampil agresif dan berusaha mendikte jalannya pertandingan. Kombinasi satu-dua antara Riedo dan Yuniandri berulang kali merepotkan lini belakang Lampung FC 40+.
Gol pembuka lahir pada menit keenam. Deki, yang bergerak cepat dari sisi kanan pertahanan lawan, melepas umpan matang yang diselesaikan Riedo menjadi gol. PWI Lampung memimpin 1-0 atas tim yang dikawal Rizki D. Polii di bawah mistar gawang.
Lampung FC 40+ Menyamakan Kedudukan Lewat Afandi
Keunggulan PWI Lampung tidak berlangsung lama. Memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang, Afandi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-10. Skor berubah menjadi 1-1.
Intensitas pertandingan justru meningkat setelah gol tersebut. Deki kembali mencuri perhatian pada menit ke-16 lewat aksi individu melewati sejumlah pemain lawan sebelum melepas penyelesaian yang berbuah gol. PWI Lampung kembali unggul 2-1.
Namun, keunggulan itu sirna jelang turun minum. Alfaredo mencetak gol untuk Lampung FC 40+ pada menit ke-19, memaksa skor bertahan 2-2 hingga jeda.
Babak Kedua Berjalan Terbuka, 6 Gol Tambahan Tercipta
Terik matahari tidak menyurutkan tempo permainan di paruh kedua. Kedua tim terus melancarkan serangan sehingga laga berlangsung terbuka dan menghibur bagi penonton yang hadir di Subanus Soccer Field.
Pertandingan uji tanding ini menjadi ajang bagi kedua kesebelasan untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antara insan pers Lampung dan komunitas sepak bola usia 40 tahun ke atas. Format 2x20 menit dipilih agar kedua tim bisa menurunkan seluruh pemain yang tersedia.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tim yang mampu keluar sebagai pemenang. Skor 5-5 menutup pertandingan, dengan total 10 gol tercipta dari kedua kubu.