PRINGSEWU — Aksi pencurian sepeda motor di Pekon Ambarawa Timur berlangsung singkat. Peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika Supar melihat kendaraannya yang semula diparkir di samping rumah sudah didorong keluar pekarangan oleh seorang pria tak dikenal.
Kecurigaan Supar memuncak saat pria itu berulang kali mengengkol motor Honda Supra yang dibawanya, tapi mesin tak kunjung menyala. Sadar motornya hendak digasak, Supar langsung berteriak maling.
Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar. Mengetahui aksinya terbongkar, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi. Warga yang mendengar teriakan Supar bergegas mengejar dan berhasil menangkap pria tersebut tak jauh dari lokasi kejadian.
Emosi massa sempat memuncak. Sejumlah warga berupaya menghakimi terduga pelaku. Petugas kepolisian yang kebetulan melintas di lokasi segera turun tangan meredam situasi dan mengamankan pria tersebut dari amukan massa.
"Petugas segera mengambil langkah pengamanan untuk mencegah situasi semakin memanas. Terduga pelaku kemudian dievakuasi agar tidak menjadi sasaran amukan massa," ujar Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra.
Setelah diamankan, terduga pelaku lebih dulu dievakuasi ke rumah salah seorang warga. Dari sana, ia dibawa ke Polsubsektor Ambarawa sebelum dipindahkan ke Mapolsek Pringsewu Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," kata Ramon.
Polisi turut mengamankan sepeda motor Honda Supra milik Supar sebagai barang bukti. Selain itu, warga menemukan satu unit sepeda motor dalam kondisi tidak utuh atau trondol di dekat kandang ternak. Kendaraan itu diduga berkaitan dengan terduga pelaku.
Kepemilikan dan keterkaitan motor trondol tersebut dengan dugaan pencurian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan polisi. Penyidik juga masih mendalami kronologi kejadian dan motif dugaan pencurian.
Terkait kemungkinan terduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan, Ramon menyatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi kejiwaan yang bersangkutan.
"Kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Untuk memastikan kondisi kejiwaannya, tentu diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dan tidak bisa disimpulkan begitu saja," ujarnya.
Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti berada di Mapolsek Pringsewu Kota. Polisi mendalami kemungkinan keterkaitan terduga pelaku dengan tindak pidana lainnya.