IHSG Dibuka Menguat 0,24% ke 5.940, 312 Saham Hijau di Awal Sesi

Penulis: Syaiful Bahri  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:10:02 WIB
IHSG dibuka menguat 0,24% ke level 5.940 pada perdagangan Rabu (14/10/2026).

LAMPUNG — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu (14/10/2026) di zona hijau dengan kenaikan 0,24% ke level 5.940. Dalam satu menit pertama, indeks melanjutkan penguatan 0,35% menjadi 5.946 seiring mayoritas sektor bergerak positif. Dari 963 saham yang diperdagangkan, 312 menguat, 151 melemah, dan 500 stagnan.

Bursa Efek Indonesia mencatat transaksi awal sesi perdagangan menyentuh Rp310 miliar dengan volume 2,4 miliar lembar saham. Penguatan indeks ditopang hampir seluruh sektor, kecuali konsumer siklikal dan kesehatan yang masih tertahan di zona merah.

Hampir Seluruh Sektor Ikut Mendorong Indeks

Indeks sektoral mayoritas menghijau, dipimpin infrastruktur, transportasi, industri, teknologi, energi, keuangan, konsumer non siklikal, properti, dan bahan baku. Hanya dua sektor yang melemah, yakni konsumer siklikal dan kesehatan.

Indeks acuan lain juga bergerak searah. LQ45 menguat 0,48% ke 591, JII naik 0,49% ke 354, MNC36 menguat 0,48% ke 261, dan IDX30 bertambah 0,48% ke 329.

Saham Papan Atas dan Bawah pada Pembukaan

Tiga saham memimpin top gainers pada awal sesi:

  • PT Arthavest Tbk (ARTA)
  • PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE)
  • PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH)

Sementara top losers dihuni DIRE Ciptadana Properti Perhotelan Padjajaran, PT Hassana Biga Sejahtera Tbk (NAYZ), dan PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA).

500 Saham Stagnan, Sinyal Investor Masih Menunggu

Dari total saham yang diperdagangkan, 500 saham tercatat stagnan atau tidak bergerak dari harga penutupan sebelumnya. Angka itu lebih besar dibanding saham yang menguat (312) maupun melemah (151), menandakan sebagian pelaku pasar masih menahan posisi di awal sesi.

Transaksi awal yang baru menyentuh Rp310 miliar dengan volume 2,4 miliar lembar saham menunjukkan likuiditas pagi ini belum agresif. Investor cenderung mencermati arah indeks sebelum mengambil posisi lebih besar.

Yang Perlu Dicermati Selanjutnya

Penguatan pagi ini menjadi sinyal positif setelah IHSG bergerak fluktuatif dalam sepekan terakhir. Beberapa saham sempat mencatat kenaikan hingga 102% dalam sepekan, menunjukkan masih ada momentum di saham-saham tertentu.

Bagi investor, komposisi 500 saham stagnan patut jadi perhatian. Pasar yang menguat dengan banyak saham diam biasanya butuh pemicu baru agar kenaikan berlanjut hingga penutupan sesi.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top