MotoGP Mandalika 2026 Digelar 9-11 Oktober, Agnez Mo hingga Ungu Tampil

Penulis: Ferdian Syah  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:05:01 WIB
Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit di Lombok menjadi lokasi penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026.

LAMPUNG — Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bakal berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, pada 9–11 Oktober 2026, dengan sederet musisi papan atas seperti Agnez Mo, Ungu, Happy Asmara, dan Judika mengisi panggung hiburan. Ajang MotoGP ini juga menjadi panggung bagi dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di kelas Moto3 dan Mario Suryo Aji di kelas Moto2. Kombinasi balapan dan konser diproyeksikan menarik ribuan penonton ke kawasan wisata Lombok selama tiga hari.

Paragraf pembuka: Penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini tidak hanya soal adu kecepatan di lintasan. Panitia menyiapkan rangkaian hiburan musik yang berlangsung paralel dengan sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama, sehingga penonton yang datang ke Sirkuit Mandalika punya alasan untuk bertahan lebih lama di area sirkuit.

Dua nama pembalap Indonesia menjadi daya tarik tersendiri. Veda Ega Pratama turun di kelas Moto3, sementara Mario Suryo Aji bersaing di kelas Moto2. Kehadiran keduanya memberi kesempatan bagi penggemar motorsport Tanah Air melihat langsung atlet nasional berkompetisi di level dunia di depan pendukung sendiri.

Susunan Musisi Tiga Hari

Hari pertama, Jumat (9/10/2026), panggung Mandalika dibuka dengan lomba tari tradisional antar sekolah yang berlangsung sejak sore. Grup band Ungu menjadi penampil utama pada malam pertama, tampil pukul 19.15–20.15 WITA setelah sesi DJ Performance.

Memasuki hari kedua, Sabtu (10/10/2026), jadwal hiburan makin padat. Happy Asmara tampil pukul 16.40–17.25 WITA, disusul sesi Fan Zone Activities berupa Meet & Greet Riders. Malamnya, D'Masiv dan Judika masing-masing mengisi panggung pada pukul 19.00–20.00 WITA dan 20.15–21.10 WITA.

Puncak hiburan terjadi pada hari ketiga, Minggu (11/10/2026). Setelah balapan utama dan sesi Crossover Band, Tipe-X tampil pukul 19.40–20.40 WITA. Agnez Mo menutup rangkaian acara dengan penampilan spesial pukul 20.50–21.35 WITA.

Jadwal Lengkap Penampilan

Berikut rundown panggung hiburan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dalam waktu setempat (WITA):

Jumat, 9 Oktober 2026

  • 14.10–15.10: School Competition Traditional Dance
  • 15.35–16.05: Final School Competition Traditional Dance
  • 16.30–17.30: Bapack Guru
  • 18.35–19.05: DJ Performance
  • 19.15–20.15: Ungu
  • 20.20–21.00: DJ Performance

Sabtu, 10 Oktober 2026

  • 13.00–13.40: DJ Performance
  • 13.50–15.00: School Competition Modern Dance
  • 15.00–16.00: Sprint Race Podium
  • 16.10–16.40: Final School Competition Modern Dance
  • 16.40–17.25: Happy Asmara
  • 17.30–18.15: Fan Zone Activities (Meet & Greet Riders)
  • 19.00–20.00: D'Masiv
  • 20.15–21.10: Judika
  • 21.15–22.00: DJ Performance

Minggu, 11 Oktober 2026

  • 13.00–13.05: Opening MC
  • 13.05–14.05: Final Photography Competition
  • 14.45–15.05: Relay Opening Ceremony
  • 15.05–16.05: Live Race
  • 16.20–17.20: Crossover Band
  • 18.35–19.00: DJ Performance
  • 19.40–20.40: Tipe-X
  • 20.50–21.35: AGNEZ MO

Dampak ke Wisata Lombok

Rangkaian acara tiga hari ini memberi efek berganda bagi pelaku usaha di sekitar Mandalika, mulai dari penginapan, kuliner, hingga transportasi. Penonton yang datang dari luar daerah biasanya memesan kamar jauh hari sebelum balapan, sehingga okupansi hotel di kawasan Kuta Mandalika dan Mataram melonjak menjelang akhir pekan penyelenggaraan.

Bagi penggemar MotoGP, format acara yang menggabungkan balapan dan konser membuat tiket tidak sekadar akses menonton lintasan, tetapi juga masuk ke area hiburan malam. Penonton disarankan menyusun rencana perjalanan sejak awal mengingat padatnya jadwal dan potensi kemacetan menuju sirkuit.

Penutup: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menegaskan posisi Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah MotoGP yang memadukan kompetisi internasional dengan hiburan massa. Dengan nama pembalap nasional di dua kelas berbeda dan deretan musisi lintas genre, ajang ini menjadi salah satu kalender wisata olahraga terbesar di Indonesia tahun ini.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top