Manajer Ducati Lenovo Luigi Dall'Igna memuji performa Marc Marquez yang menjuarai MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu, setelah mengakhiri persaingan sengit melawan duo Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Kemenangan Marquez itu sekaligus menandai catatan spesial bagi Dall'Igna yang menggenapi 100 kemenangan grand prix selama berstatus manajer Ducati Lenovo.
JAKARTA — Kemenangan Marc Marquez di MotoGP Jepang membawa dampak besar bukan hanya bagi pembalap Spanyol itu, tetapi juga bagi kursi manajer Ducati Lenovo. Luigi Dall'Igna menyebut penampilan Marquez di Sirkuit Motegi sebagai salah satu balapan paling bersih yang ia saksikan musim ini, terutama saat menghadapi tekanan dari dua pembalap Aprilia Racing di lap-lap akhir.
"Marc sangat luar biasa dan dalam balapan terakhir dia melakukan segalanya dengan benar, jadi selamat baginya dan seluruh tim," kata Luigi Dall'Igna seperti dikutip laman Ducati Lenovo, Senin.
Bagi Dall'Igna, kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan trofi. Pria asal Italia itu menggenapi 100 kemenangan grand prix sejak dipercaya menakhodai tim pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.
Daftar Pembalap dengan Kemenangan Terbanyak Era Luigi Dall'Igna
Francesco Bagnaia masih menjadi pembalap paling produktif di era kepemimpinan Dall'Igna. Ia mengoleksi 31 kemenangan, unggul jauh atas Marquez yang baru mengumpulkan 20 kemenangan bersama Ducati.
Posisi ketiga ditempati Andrea Dovizioso dengan 14 kemenangan. Kombinasi ketiganya menyumbang porsi terbesar dari total 100 kemenangan grand prix yang diraih Dall'Igna sepanjang kariernya sebagai manajer tim.
- Francesco Bagnaia — 31 kemenangan
- Marc Marquez — 20 kemenangan
- Andrea Dovizioso — 14 kemenangan
Target Utama Dall'Igna: Menangi GP Jepang, Bukan Catatan Pribadi
Meski angka 100 kemenangan tergolong capaian langka di paddock MotoGP, Dall'Igna menegaskan fokusnya tetap pada hasil balapan. Ia menyebut target utama tim adalah membawa pulang kemenangan dari GP Jepang, bukan mengejar rekor individu.
Pernyataan itu sejalan dengan pendekatan Ducati Lenovo yang sepanjang musim ini lebih banyak menyoroti konsistensi pembalap dibandingkan statistik internal tim.
Kemenangan Marquez di Motegi memperkuat posisi Ducati Lenovo di klasemen konstruktor. Persaingan dengan Aprilia Racing yang diwakili Jorge Martin dan Marco Bezzecchi disebut Dall'Igna sebagai salah satu duel terketat dalam beberapa seri terakhir.
Ducati Lenovo belum mengumumkan agenda persiapan menuju seri berikutnya. Namun hasil di Jepang menjadi modal penting bagi tim dalam menjaga momentum menjelang rangkaian balapan sisa musim.