LIWA — Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menggelar acara ramah tamah di kawasan Kebun Raya Liwa (KRL) untuk menyambut peserta Camping dan Fun Offroad Jelajah Alam Lampung Barat 2026. Peserta berasal dari Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Barat, hingga Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan.
Acara yang diprakarsai Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Chapter Lampung Barat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat. Hingga Jumat malam, jumlah peserta masih bertambah karena banyak yang tengah dalam perjalanan menuju Liwa.
Parosil menilai komunitas roda empat seperti SKIn merupakan wadah strategis untuk memasarkan destinasi wisata Lampung Barat. Menurutnya, potensi wisata daerah tidak hanya terbatas pada Kebun Raya Liwa.
"SKIn chapter komunitas roda empat, ini sebagai wadah untuk kita mempromosikan, menjual produk pariwisata di Lampung Barat, bukan hanya Kebun Raya Liwa tetapi wisata-wisata lainnya dengan lintasan offroad. Ini ikhtiar kita bersama banyak wisata yang bisa kita promosikan," ujar Parosil.
Lampung Barat dinilai punya keunggulan topografi yang tidak dimiliki daerah lain di Lampung. Parosil menyebut jalur offroad di wilayahnya menawarkan medan ekstrem dengan ketinggian mencapai 750 hingga 1.200 MDPL.
"Mungkin jalur offroad di Lampung Barat ini tak ada tandingannya di Provinsi Lampung, apalagi topografinya pegunungan, kalau daerah lain mungkin hanya kisaran 500 MDPL dengan kawasan perkebunan karet atau sawit, tetapi di Lampung Barat bisa mencapai 750 hingga 1200 MDPL dengan jalur alam ekstrim," kata dia.
Pemilihan Kebun Raya Liwa sebagai lokasi pembukaan acara dinilai sebagai inovasi baru promosi wisata. Parosil menyebut kegiatan semacam ini turut menumbuhkan perekonomian warga melalui UMKM yang berjualan di sekitar lokasi.
"Ini inovasi baru, pembukaan acaranya di Kebun Raya Liwa Tempat Bermain Anak (TPA), ini sebagai promosi wisata yang ada di Kebun Raya Liwa. Tentu dengan adanya kegiatan seperti ini akan menumbuhkan perekonomian, sebab ada UMKM yang berjualan," ucapnya.
Parosil berharap Kebun Raya Liwa bisa menjadi lokasi camping bagi komunitas lainnya. "Harapannya tempat wisata seperti Kebun Raya Liwa ini bisa dijadikan tempat camping organisasi-organisasi lainnya, seperti halnya yang dilakukan SKIn untuk mempromosikan pariwisata daerah Lampung Barat," tuturnya.
Acara ramah tamah tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, YM Sultan Jaya Kesuma IV Paksi Bejalan Di Way, keluarga besar offroader dari OKU Selatan, SKIn Chapter se-Provinsi Lampung, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah Lampung Barat.