Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjalani pemeriksaan kesehatan berkala yang digelar Dinas Kesehatan setempat, Rabu. Skrining ini menyasar faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti tekanan darah, kadar gula darah, hingga kolesterol.
KALIANDA — Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan mulai menggelar skrining kesehatan tahunan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab setempat. Program ini berlangsung di Kalianda, menyasar pegawai dari berbagai perangkat daerah secara bergiliran.
Staf PTM dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Made Candra, menyebut pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi sejak dini potensi penyakit tidak menular yang kerap muncul tanpa gejala.
Menurut Made Candra, skrining dilakukan agar setiap ASN mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing sejak awal. Dengan begitu, upaya pencegahan bisa segera dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
"Tujuannya untuk mendeteksi penyakit tidak menular pada masing-masing ASN atau diri kita sendiri, seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan kesehatan jiwa atau stres," ujarnya di Kalianda, Rabu.
Deteksi dini dinilai penting karena banyak penyakit tidak menular tidak menunjukkan gejala berarti pada tahap awal. Padahal, jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu komplikasi seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal.
"Harapannya melalui deteksi dini ini kita bisa mengetahui penyakit tidak menular lebih awal, sehingga kualitas dan harapan hidup menjadi lebih baik," kata Made Candra.
Sejumlah pemeriksaan dijalani para pegawai dalam kegiatan ini. Mulai dari pengukuran berat dan tinggi badan untuk menentukan indeks massa tubuh, lingkar perut, tekanan darah, hingga pemeriksaan kadar kolesterol dan gula darah.
Petugas kesehatan juga memberikan edukasi terkait penerapan pola hidup sehat. Langkah ini menjadi bagian dari pengendalian faktor risiko PTM di lingkungan kerja.
Salah seorang ASN Dinas Kominfo Lampung Selatan, Rahmawati Naibaho, menyambut baik pelaksanaan skrining yang datang langsung ke instansinya. Menurut dia, kemudahan akses ini membuat pegawai lebih sadar untuk memeriksakan kesehatan secara rutin.
"Ya, kami berterima kasih dengan adanya kegiatan ini, karena bisa tahu kalau ada penyakit tidak menular, sehingga bisa melakukan upaya penanganan lebih awal," ujar Rahmawati.
Melalui program yang berjalan rutin setiap tahun ini, Pemkab Lampung Selatan mendorong terbentuknya lingkungan kerja yang sehat dan produktif. ASN yang bugar dinilai mampu memberikan pelayanan publik secara optimal kepada masyarakat.