BLAMBANGAN UMPU — Ratusan warga Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, mendapat edukasi langsung tentang pengelolaan keuangan dan bahaya investasi ilegal dalam program GENCARKAN. Acara yang digagas OJK bersama PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah III Sumbagsel ini berlangsung di kantor kecamatan setempat.
Mengusung tema “Cerdas Mengelola Keuangan, Sejahtera di Masa Depan”, peserta diajak memahami perencanaan keuangan rumah tangga, mulai dari menabung, investasi aman, hingga kewaspadaan terhadap modus penipuan digital dan phishing.
Dalam sesi utama, Deputy Bisnis Area Lampung PT Pegadaian (Persero) Lenny Fetresia Siregar memperkenalkan produk Tabungan Emas dan investasi emas fisik sebagai alternatif simpanan masyarakat. “Kami tidak hanya menyediakan solusi finansial, tetapi juga punya tanggung jawab meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan,” ujarnya.
Pegadaian juga memaparkan layanan gadai dan pembiayaan produktif yang telah diawasi OJK. Hal ini menjadi penting di tengah maraknya penawaran pinjaman online ilegal yang kerap menjerat warga daerah.
Anggota DPRD Provinsi Lampung M. Galang Putra Ramadhan menekankan bahwa literasi keuangan harus menjangkau seluruh lapisan. “Dengan literasi yang baik, masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan terhindar dari penipuan,” kata politikus yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia mengapresiasi sinergi antara regulator, BUMN, dan pemerintah daerah yang menghadirkan edukasi langsung hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, program seperti GENCARKAN perlu diperluas ke wilayah-wilayah lain di Lampung.
Pelaksana Tugas Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Way Kanan, Herry Kurniawan, menyebut peningkatan literasi keuangan akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. “Masyarakat yang paham produk keuangan formal akan lebih mudah mengakses modal usaha dan mengelola pendapatan,” ujarnya.
Camat Blambangan Umpu Akhmad Syapari berharap kegiatan serupa bisa berkelanjutan. “Semakin banyak warga yang paham pengelolaan keuangan sehat, semakin optimal mereka memanfaatkan layanan perbankan dan pegadaian,” katanya.
Manager Senior OJK Provinsi Lampung Dwi Krisno Yudi Pramono menyebut GENCARKAN merupakan bagian dari strategi nasional meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan. “Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal produk keuangan, tapi juga terlindungi dari aktivitas ilegal,” jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta dari kalangan ibu rumah tangga, pelajar, dan pelaku UMKM di Blambangan Umpu. Mereka mendapat pendampingan langsung tentang cara menabung, menghitung kebutuhan dana darurat, serta mengenali ciri-ciri investasi bodong.