LAMPUNG — Setelah pekan lalu dihebohkan dengan kenaikan harga besar-besaran di lini iPad dan Mac, rumor seputar Apple kembali mengalir deras. Mulai dari bocoran spesifikasi iPhone 18 yang dirilis lebih awal dari jadwal, hingga kekhawatiran Apple atas bocornya data iPhone 18 Pro dari mitra manufakturnya di India. Berikut rangkuman berita teknologi paling hangat pekan ini.
Bloomberg melaporkan bahwa Apple memutuskan untuk mempercepat pengembangan keluarga chip M7 yang lebih fokus pada kecerdasan buatan (AI). Konsekuensinya, chip M6 Pro dan M6 Max batal dirilis. Hal ini memicu pertanyaan: chip apa yang akan digunakan pada "MacBook Ultra" layar sentuh yang kabarnya meluncur akhir tahun ini atau awal tahun depan?
Jawabannya mengecewakan bagi sebagian penggemar. Bloomberg mengonfirmasi laptop premium tersebut hanya akan menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max, chip yang sama yang sudah digunakan di MacBook Pro saat ini sejak Maret lalu. Artinya, saat "MacBook Ultra" debut, chip tersebut sudah berusia hampir satu tahun.
Sebagai catatan, untuk MacBook Pro dasar yang saat ini menggunakan chip M5 reguler, Bloomberg menyebut model M6 akan hadir akhir tahun ini. Sementara itu, model M7 dengan desain ulang menyusul pada paruh pertama 2027.
Analis Apple kenamaan, Ming-Chi Kuo, memprediksi model iPhone 18 dan iPhone 18e yang akan meluncur pada musim semi 2027 hanya akan dibekali RAM 9GB. Angka ini naik tipis dari 8GB di pendahulunya, namun lebih rendah dari ekspektasi awal yang menyebutkan angka 12GB.
Kabar ini cukup mengejutkan. Sebab, beberapa fitur iOS 27 yang diperkenalkan di WWDC bulan lalu disebut hanya bisa berjalan di perangkat dengan RAM minimal 12GB. Artinya, fitur-fitur AI canggih tersebut kemungkinan tidak akan bisa dinikmati oleh pengguna iPhone 18 standar.
Apple dikabarkan "sangat khawatir" setelah mitra manufakturnya di India, Tata, menjadi korban serangan siber pada akhir Juni lalu. Akibatnya, dokumen rahasia Apple, termasuk detail komponen dan pemasok untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, bocor di dark web.
Beberapa detail seperti gambar dan video dari file yang bocor sudah mulai beredar. Apple disebut-sebut tengah berupaya keras membendung penyebaran konten rahasia tersebut.
Meski bocoran dari Tata cukup mengkhawatirkan, banyak informasi soal iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max yang sudah diketahui. Bocoran terbaru menunjukkan adanya baki SIM (SIM tray) warna dark cherry (ceri gelap) dan diagram papan logika (logic board) yang menunjukkan tata letak baru chip A20 Pro dengan RAM di samping prosesor, bukan di atasnya.
Calon pembeli juga harus bersiap dengan potensi kenaikan harga. Sebuah firma riset pasar memperkirakan Apple bisa menaikkan harga iPhone 18 Pro hingga USD 200 (sekitar Rp 3,3 juta) lebih mahal dibandingkan lini iPhone 17 Pro saat ini.
Apple minggu ini merilis pembaruan iOS 26.5.2, iPadOS 26.5.2, dan macOS Tahoe 26.5.2. Yang menarik, pembaruan ini membawa perbaikan untuk lebih dari 25 celah keamanan (security vulnerabilities).
Apple mengaku sengaja merilis tambalan ini lebih cepat dari jadwal. Di era AI yang memudahkan eksploitasi celah keamanan, Apple ingin mempercepat distribusi patch untuk melindungi penggunanya.
Apple diam-diam mengakuisisi aset dan merekrut karyawan dari Rabbit 3 Times, pengembang di balik aplikasi Play. Aplikasi ini memenangkan Apple Design Award pada 2025 untuk inovasinya dalam membuat prototipe antarmuka iPhone menggunakan SwiftUI.
Meski aplikasi Play sudah tidak tersedia lagi di App Store, belum jelas apa yang akan Apple lakukan dengan kekayaan intelektual yang didapatkannya. Akuisisi ini baru terungkap setelah pemberitahuan resmi dipublikasikan di situs Komisi Eropa pekan ini.