GAZA CITY — Serangan udara Israel menghantam Kafe Helwa dan Morra di kawasan pesisir Gaza City pada Selasa (18/8), menewaskan enam warga Palestina. Seorang sumber medis di Rumah Sakit al-Shifa membenarkan bahwa para korban luka dan jenazah telah dibawa ke fasilitas tersebut untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata. Menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan telah menggelar pembicaraan pada Senin (17/8) dan sepakat membentuk dua kelompok kerja.
Dua Kelompok Kerja untuk Demiliterisasi dan Infrastruktur Gaza
Kesepakatan yang diraih dalam pertemuan tersebut difokuskan pada upaya memajukan demiliterisasi Gaza serta menangani kebutuhan mendesak di sektor infrastruktur dan kesehatan masyarakat. Wilayah kantong tersebut disebut-sebut telah hancur akibat konflik berkepanjangan yang terjadi selama ini.
Langkah ini menjadi bagian dari dorongan diplomatik terbaru untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut. Namun, jalan menuju perdamaian masih terganjal perbedaan pandangan mendasar antara kedua belah pihak yang bertikai.
Netanyahu Tolak Peta Jalan 15 Poin, Hamas Ajukan Syarat
Sebelumnya pada bulan ini, Netanyahu dikabarkan menolak peta jalan 15 poin untuk Gaza yang didukung oleh Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa Israel tidak akan menarik pasukannya dari wilayah tersebut hingga Hamas sepenuhnya dilucuti senjatanya.
Di sisi lain, Hamas menjadikan pengaturan mengenai gencatan senjata, penarikan pasukan Israel, dan pemerintahan masa depan di wilayah kantong tersebut sebagai syarat utama bagi kemajuan apa pun dalam perundingan. Kebuntuan ini membuat warga sipil kembali menjadi korban di tengah eskalasi yang terus berlanjut.