BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memaknai HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sebagai tugas kolektif untuk menghadirkan kemerdekaan yang nyata, bukan sekadar mengenang perjuangan para pendiri bangsa. Menurutnya, kemerdekaan yang diwariskan 81 tahun lalu harus diterjemahkan dalam kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
"Pada 81 tahun yang lalu, para pendiri bangsa mewariskan kita sebuah negara yang merdeka. Hari ini tugas kita bukan sekadar mengenang perjuangan itu, tapi kita harus memastikan bahwa kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh rakyat dalam kehidupan sehari-hari," ujar Rahmat di Bandarlampung, Senin.
Makna Berdaulat: Berdiri di Atas Kekuatan Sendiri
Rahmat menjelaskan, tema HUT Ke-81 RI tahun ini, "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur", memiliki arti yang mendalam bagi arah pembangunan Lampung ke depan. Aspek berdaulat, kata dia, berarti provinsi ini harus mampu berdiri dengan kekuatan sendiri dalam mengelola kekayaan dan sumber daya yang dimiliki.
Kemandirian itu, lanjutnya, mencakup penguatan ketahanan pangan dan energi, sekaligus membangun sumber daya manusia yang unggul. Ia menegaskan pengelolaan potensi daerah harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Pembangunan yang Adil dari Kota hingga Pelosok Desa
Pada aspek keadilan, Gubernur menekankan pembangunan di Lampung harus membuka kesempatan yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat. Jangkauan pembangunan tidak boleh berhenti di perkotaan, melainkan harus menjangkau pelosok desa, generasi muda, hingga kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan perlindungan.
"Adil berarti pembangunan harus membuka kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat, dari kota hingga pelosok desa, dari generasi muda hingga kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan perlindungan," tambahnya.
Kemakmuran: Target Kualitas Hidup dan Lapangan Kerja
Adapun aspek makmur dimaknai Rahmat sebagai hasil pembangunan yang mampu meningkatkan kualitas hidup warga. Targetnya jelas: membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menghadirkan kesejahteraan yang bisa dirasakan langsung.
Rahmat mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan ke-81 ini sebagai energi baru untuk bergerak lebih cepat dan bekerja lebih keras. Ia memastikan seluruh program pembangunan di Lampung diarahkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
"Inilah makna kemerdekaan yang harus terus kita perjuangkan agar masyarakat di daerah semakin sejahtera. Mari jadikan 81 tahun kemerdekaan sebagai energi baru untuk bergerak lebih cepat, bekerja lebih keras, dan menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat," ujar dia.