Pencarian

Paskal Harmoni Band Lapas Kalianda Raih Juara II Harbour Fest, Bukti Warga Binaan Mampu Berkarya di Panggung Publik

Senin, 03 Agustus 2026 • 21:54:31 WIB
Paskal Harmoni Band Lapas Kalianda Raih Juara II Harbour Fest, Bukti Warga Binaan Mampu Berkarya di Panggung Publik
Paskal Harmoni, band warga binaan Lapas Kelas IIA Kalianda, tampil membawakan aransemen musik saat berlaga di Harbour Fest 2026 di Amphitheater Bakauheni Harbour City, Minggu (3/8/2026).

LAMPUNG SELATAN — Tembok tinggi dan jeruji besi tidak membatasi ruang berkarya. Paskal Harmoni, band yang seluruh personelnya merupakan warga binaan Lapas Kelas IIA Kalianda, sukses mengukir prestasi di ajang bergengsi Harbour Fest 2026. Tampil di Amphitheater Bakauheni Harbour City, mereka menyabet posisi kedua dalam lomba band yang digelar Minggu (3/8/2026) tersebut.

Aransemen musik yang ditampilkan Paskal Harmoni berhasil memikat dewan juri. Alunan nada yang dibawakan dengan percaya diri itu juga memancing tepuk tangan riuh dari ratusan pasang mata yang hadir menyaksikan.

Apresiasi Kepala Lapas atas Kedisiplinan Warga Binaan

Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrahman, mengaku bangga dengan torehan yang diraih anak buahnya. Menurutnya, prestasi ini adalah buah dari latihan rutin dan kedisiplinan para warga binaan yang terus mengasah kemampuan bermusik.

"Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami laksanakan berjalan dengan baik. Kami percaya setiap warga binaan memiliki potensi besar untuk berkembang. Tugas kami adalah memberikan ruang, kesempatan, serta pembinaan agar potensi tersebut tumbuh menjadi prestasi yang membanggakan," ujar Beni Nurrahman.

Musik sebagai Media Terapi dan Pembentukan Karakter

Lebih dari sekadar mengejar predikat juara, keikutsertaan Paskal Harmoni di ajang ini merupakan simbol perubahan karakter. Proses latihan yang berkelanjutan di dalam lapas menjadikan seni musik sebagai media terapi emosional bagi para WBP.

Kegiatan bermusik ini juga berfungsi memupuk kepercayaan diri. Lewat panggung Harbour Fest, para warga binaan belajar tampil di hadapan publik dan mengelola rasa gugup, sebuah bekal penting yang akan mereka bawa setelah bebas nanti.

Beni menambahkan bahwa capaian ini menjadi pemantik motivasi bagi seluruh WBP di Lapas Kalianda. Raihan tersebut menunjukkan bahwa masa lalu yang kelam tidak menghalangi seseorang untuk belajar, berkarya, dan menjemput masa depan yang lebih baik.

Diharapkan, pengalaman tampil di panggung besar ini memperkuat kesiapan mental para warga binaan untuk kembali membaur di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa hukumannya.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lampung.viva.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks