TULANG BAWANG BARAT — Pengamanan ibadah hari Minggu di Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, menjadi prioritas Polsek setempat. Personel gabungan diterjunkan untuk melakukan sterilisasi area gereja sebelum kegiatan dimulai hingga mengawasi kendaraan jemaat yang terparkir di sekitar lokasi.
Langkah ini merupakan bagian dari program Minggu Kasih yang dijalankan Polsek Gunung Agung, Polres Tulang Bawang Barat. Melalui program tersebut, polisi tidak hanya berjaga, tetapi juga membangun komunikasi dialogis dengan warga yang tengah menunaikan ibadah.
Momen Silaturahmi Polisi dan Jemaat
Di sela-sela pengamanan, para personel menyempatkan diri berdialog langsung dengan jemaat. Momen ini dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi, saran, hingga masukan warga terkait situasi keamanan di lingkungan sekitar tempat ibadah.
Kapolsek Gunung Agung, Iptu Apriansyah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengamanan menyeluruh dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Pihaknya berupaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.
"Pengamanan ibadah Minggu yang dirangkaikan dengan kegiatan Minggu Kasih ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami berupaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman," ungkap Iptu Apriansyah.
Apresiasi Jemaat atas Kehadiran Aparat
Kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah kegiatan keagamaan ini mendapat respons positif dari jemaat. Salah seorang warga yang hadir dalam ibadah menyampaikan rasa terima kasihnya karena merasa lebih aman dan nyaman saat beribadah.
"Kami merasa lebih aman dan nyaman saat beribadah, karena ada pengamanan yang memastikan keselamatan kami. Terima kasih kepada Polsek Gunung Agung," ujar salah seorang jemaat.
Melalui kegiatan rutin ini, Polsek Gunung Agung berharap dapat terus mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya. Kehadiran polisi di tempat ibadah diharapkan mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).