BANDARLAMPUNG — Sebanyak empat sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kabupaten Pringsewu dan Lampung Selatan kini dioperasikan penuh untuk mengairi sekitar 700 hektare lahan pertanian. Langkah ini merupakan bagian dari siaga kekeringan yang dijalankan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung di tengah musim kemarau yang dipengaruhi El Nino.
Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyar, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis agar pasokan air untuk masyarakat dan sektor pertanian tetap terjaga. "Kami melakukan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan akibat musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino di Provinsi Lampung," ujarnya di Bandarlampung, Jumat.
Dua Sumur JIAT di Pringsewu Layani 300 Hektare Sawah
Di Kabupaten Pringsewu, BBWS mengaktifkan Sumur SBE.36 dan Sumur SBP.109 yang berada di Kecamatan Pardasuka. Debit air yang dihasilkan masing-masing mencapai 22,11 liter per detik dan 22,63 liter per detik, cukup untuk melayani kebutuhan irigasi sekitar 300 hektare lahan pertanian.
Sementara itu, di Kabupaten Lampung Selatan, dua sumur lainnya yakni SBP.175 dan SBP.93 di Kecamatan Natar memiliki debit lebih besar. Masing-masing menghasilkan 29 liter per detik dan 83,36 liter per detik, sehingga mampu menopang pengairan untuk sekitar 400 hektare sawah milik petani setempat.
Pintu Floodway Dibuka, 500 Hektare Sawah di Lampung Selatan Terairi
Selain mengaktifkan sumur dalam, BBWS Mesuji Sekampung juga mengoptimalkan pengelolaan Bendung Gerak Jabung. Dua pintu floodway bernomor 1 dan 2 dibuka dengan elevasi masing-masing 10 sentimeter, menghasilkan debit aliran sebesar 23,56 meter kubik per detik.
Aliran air dari Bendung Gerak Jabung dialirkan ke hilir menuju Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan. Air ini mengisi Saluran Floodway Pisang dan sekaligus mendorong intrusi air laut hingga berubah menjadi air tawar dengan pH 7. "Langkah ini memberikan manfaat bagi sekitar 500 hektare areal persawahan," kata Elroy.
Posko Siaga Kekeringan dan Bantuan Air Bersih untuk Warga
BBWS Mesuji Sekampung juga telah membentuk Posko Siaga Kekeringan yang siap menerima laporan maupun permintaan bantuan dari masyarakat. Warga yang membutuhkan bantuan air bersih dapat menghubungi hotline di nomor 0823-7512-3622 atau 0823-7311-4310.
"Bila memang memerlukan bantuan air kami akan segera menerjunkan tim," tegas Elroy. Tim BBWS telah menyalurkan bantuan air bersih ke Perumahan Bukit Alam Asri, Jalan Raya Suban, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandarlampung.
Bantuan serupa juga telah menjangkau Desa Rejo Katon dan Desa Rantau Fajar di Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, serta Desa Gunung Sugih, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.
Dengan berbagai upaya tersebut, BBWS Mesuji Sekampung berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian dapat terjaga. "Dampak kekeringan akibat El Nino dapat diminimalkan hingga kondisi cuaca kembali normal," pungkas Elroy.