WAY KANAN — Ratusan muslimah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Way Kanan memadati Ponpes Al Mansyurin untuk mengikuti pengajian yang digelar DPD LDII setempat. Acara yang dihadiri 500 peserta itu berlangsung pada Selasa (7/7/2026).
Tiga Tugas Utama Muslimah dalam Rumah Tangga
Pemateri pengajian, Ustaz M Amin, memaparkan peran strategis perempuan dalam perspektif Islam. Menurutnya, muslimah memiliki tiga tugas pokok: beribadah kepada Allah, menjadi pendidik bagi anak-anaknya, serta menjaga kehormatan diri dan keluarga.
“Dalam perspektif Islam, muslimah memiliki tugas untuk beribadah kepada Allah SWT. Menjadi pendidik bagi anak-anaknya, serta menjaga kehormatan diri dan keluarga,” ujar Ustaz M Amin di hadapan peserta.
Pesan untuk Terus Tingkatkan Kualitas Diri
Dewan Penasihat DPD LDII Way Kanan, Badrun Fariz, mengingatkan para peserta agar terus meningkatkan kualitas diri. Ia mendorong muslimah untuk menerapkan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
“Terapkan akhlakul karimah dan jadilah teladan dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis,” tutur Badrun Fariz.
Program Pembinaan Berkelanjutan untuk Muslimah
Ketua DPD LDII Way Kanan, Sobri, menyebut pengajian ini merupakan salah satu program pembinaan berkelanjutan bagi muslimah. Tujuannya mewujudkan perempuan yang berilmu, berakhlak, dan mampu mengamalkan ajaran Islam dalam keseharian.
“Serta mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sobri.
Ia berharap para peserta semakin memahami hak dan kewajibannya sesuai tuntunan syariat. “Agar menjadi pribadi yang salehah. Mampu menjaga keharmonisan keluarga dan berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya.
Pembangunan SDM Dimulai dari Keluarga
Sobri menambahkan, pihaknya berkomitmen mengimplementasikan program pembinaan secara berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang profesional dan religius harus dimulai dari pondasi keluarga.
“Sebagai upaya untuk membangun sumber daya manusia yang profesional dan religius. Semua, dimulai dari pembinaan keluarga, sebagai pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat,” tutup Sobri.