LAMPUNG — Adaptasi layar lebar House of Night resmi menunjuk Johanna Watts sebagai sutradara baru, menggantikan Rain Li yang sebelumnya digaet tahun lalu. Watts, kolaborator lama rumah produksi Davis Films, akan memimpin proyek dari seri novel fantasi remaja karya P.C. Cast dan Kristin Cast yang telah terjual lebih dari 31 juta kopi di 40 negara. Proses casting sedang berjalan dan pengambilan gambar dijadwalkan awal 2027.
Johanna Watts dipercaya mengarahkan House of Night, proyek yang diproduksi Victor Hadida untuk Davis Films bersama Molly Hassell dari Hassell Free Productions. Penulis seri, P.C. Cast, duduk sebagai produser eksekutif. Highland Film Group menangani penjualan internasional dan melanjutkan pra-penjualan di pasar AFM.
Ini menjadi debut Watts sebagai sutradara film panjang. Sebelumnya ia menyutradarai film pendek Career Girl yang diakuisisi Condé Nast dan meraup lebih dari empat juta penayangan daring. Watts juga menggarap serial video Science Shorts untuk National Academy of Sciences, dan kini tengah menyelesaikan dokumenter berjudul The Gathering.
Seri House of Night tercatat sebagai salah satu waralaba fantasi remaja paling sukses dalam satu dekade terakhir. Total penjualannya melampaui 31 juta kopi, tersebar di lebih dari 40 negara dalam 30 bahasa.
Di ranah daftar buku terlaris, seri ini menghabiskan 153 pekan di New York Times Bestseller List dan 424 pekan di daftar USA Today. Empat judul, yakni Awakened, Hunted, Burned, dan Tempted, sempat menempati posisi puncak.
Kisahnya mengikuti Zoey, remaja yang ditandai untuk menjadi vampir dan masuk ke House of Night. Di sekolah asrama misterius itu, para remaja dengan mutasi genetik belajar bertahan melalui proses transformasi dari manusia menjadi vampir.
Zoey terlempar ke dunia baru penuh sihir, bahaya, dan hasrat. Ia terkejut menemukan kekuatan langka dalam dirinya, membuatnya menjadi pusat kekaguman sekaligus kecemburuan. Di tengah konflik manusia-vampir yang memanas, Zoey harus menguasai kekuatannya, membongkar rahasia di sekelilingnya, dan menentukan siapa kawan yang bisa dipercaya.
Watts tidak bekerja sendirian. Ia didampingi casting director Denise Chamian yang dikenal lewat Top Gun: Maverick, production designer Clint Wallace dari Captain America: Brave New World, dan costume designer Mona May yang menggarap Clueless.
Ada pula sinematografer Joshua R. Turner serta first assistant director Brett Hodgkinson, yang sebelumnya terlibat di Return to Silent Hill. Kombinasi ini disebut Victor Hadida sebagai tim luar biasa yang siap memperkenalkan dunia House of Night ke penonton global.
Molly Hassell menilai Watts cepat memahami mitologi seri dan elemen yang membuat dunianya menarik. Menurutnya, sang sutradara tahu cara menyeimbangkan berbagai elemen untuk menghadirkan pengalaman yang istimewa, modern, dan magis.
"Davis Films telah menyatukan tim yang luar biasa untuk produksi ini," ujar Victor Hadida. "Kami sangat antusias melihat mereka menampilkan dunia House of Night karya P.C. untuk penonton film global."
P.C. Cast menyambut hangat pilihan tersebut. Menurutnya, visi Watts membawa pendekatan segar terhadap karakter dan cerita yang dicintai penggemar, tanpa meninggalkan akar dunianya. Watts sendiri mengaku merasa bertanggung jawab besar untuk menghadirkan kisah ini dengan setia bagi penggemar di seluruh dunia.
Perubahan sutradara dari Rain Li ke Watts menunjukkan proyek ini masih dalam tahap pematangan setelah sempat dipasarkan tahun lalu. Dengan casting berjalan dan jadwal syuting awal 2027, House of Night menjadi salah satu adaptasi fantasi remaja yang layak ditunggu penggemar di Indonesia.