LAMPUNG — Sebuah sedan yang melaju dari belakang gagal menghindar dan menabrak van Volkswagen yang sudah berhenti, menyebabkan tabrakan susulan yang fatal. Peristiwa ini terjadi saat kedua pengemudi kendaraan yang terlibat tabrakan awal justru turun dan berdiri di tengah jalan tol untuk membahas insiden mereka.
Kecelakaan bermula ketika van Volkswagen yang melaju menuju Bandara Internasional Taiwan Taoyuan menabrak bagian belakang mobil listrik Tesla. Setelah benturan pertama itu, kedua pengemudi memilih berhenti di lajur satu karena tidak ada bahu jalan yang lebar di lokasi kejadian.
Mereka kemudian keluar dari kendaraan dan berdiri di sela-sela kedua mobil untuk berbincang. Situasi berubah nahas ketika sebuah sedan yang dikemudikan wanita berusia 51 tahun melaju dengan kecepatan tinggi dari arah belakang dan tidak sempat menghindar.
Dampak hantaman tersebut membuat pengemudi van Volkswagen terjepit di bawah kendaraannya sendiri. Sementara itu, seorang penumpang asal Filipina berusia 62 tahun yang duduk di kursi belakang turut menjadi korban jiwa dalam insiden ini. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Empat orang lainnya yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Polisi setempat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari rangkaian kecelakaan maut tersebut.
Insiden di Taiwan ini menjadi pengingat keras akan bahaya berhenti di lajur cepat tanpa perlindungan. Saat kendaraan berhenti di kecepatan tinggi, waktu reaksi pengemudi lain sangat terbatas, terutama jika visibilitas terhalang atau laju kendaraan di belakang sedang kencang.
Prosedur keselamatan standar menyarankan pengemudi yang mengalami insiden kecil untuk segera menepikan kendaraan ke bahu jalan atau area aman terdekat. Jika tidak memungkinkan, seluruh penumpang wajib keluar dan menjauh dari badan jalan sambil menunggu bantuan petugas.
Rekaman video kecelakaan yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik tabrakan susulan yang sulit dihindari oleh sedan tersebut. Kejadian ini sekaligus menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra saat berkendara di jalan tol, terutama di titik-titik rawan tanpa bahu jalan yang memadai.