BANDAR LAMPUNG — Selain harga BBM nonsubsidi, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) untuk periode kuartal III atau Juli-September 2026 tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini berlaku bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi dan diputuskan tetap bertahan hingga periode 10-16 Agustus 2026.
Kepastian tarif listrik yang stagnan ini menjadi kabar baik di tengah dinamika harga energi yang bergerak fluktuatif. Sementara itu, untuk harga emas dunia, komoditas ini justru menunjukkan penguatan dengan menembus level USD 4.360 per troy ons pada pekan ini.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi telah diterapkan sejak 1 Agustus 2026 di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Beberapa merek seperti Pertamina, Shell, hingga BP kompak melakukan penyesuaian untuk jenis bensin maupun solar.
Berikut daftar lengkap harga BBM nonsubsidi yang berlaku:
Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi. Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.
Kebijakan ini memastikan tarif listrik periode 10-16 Agustus 2026 sama dengan bulan sebelumnya. Golongan pelanggan rumah tangga hingga industri besar dipastikan tidak akan mengalami perubahan biaya beban listrik.
Harga emas dunia membuka pekan baru dengan momentum penguatan setelah berhasil pulih dari level psikologis USD 4.000 per troy ons. Pelemahan dolar AS dan data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan menjadi pendorong utama.
Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih longgar. Para analis menilai logam mulia masih akan menjadi aset lindung nilai yang menarik dalam beberapa pekan ke depan.
Di sektor perbankan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatatkan pertumbuhan kredit yang impresif sebesar 24,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka tersebut setara dengan Rp 968,5 triliun hingga semester I-2026.
Pertumbuhan ini menunjukkan geliat ekonomi nasional yang tetap solid, termasuk di daerah-daerah seperti Lampung yang memiliki sektor UMKM dan agribisnis yang dinamis.