LAMPUNG — Microsoft tengah menggenjot efisiensi sistem operasi Windows 11 untuk perangkat dengan spesifikasi menengah ke bawah. Marcus Ash, Corporate Vice President of Design and Research for Windows, membeberkan strategi teknis perusahaan dalam menekan penggunaan RAM tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.
Langkah ini dikonfirmasi menyusul pernyataan Pavan Davuluri, pimpinan tim Windows, pekan lalu. Fokus utamanya adalah memastikan laptop atau PC dengan RAM 8GB—yang banyak beredar di pasar Indonesia—tidak lagi mengalami perlambatan signifikan saat multitasking.
Ash menjelaskan bahwa upaya optimasi tidak hanya menyentuh satu lapisan sistem, melainkan menyeluruh dari atas ke bawah. "Kami harus melihat ini sebagai tantangan full-stack, dari desain piksel hingga kernel scheduler dan driver," ujarnya dalam wawancara di Windows Central Podcast.
Ia juga mengakui bahwa aplikasi modern saat ini kerap menjadi biang keladi tingginya konsumsi RAM. Kondisi ini menjadi masalah besar bagi perangkat dengan kapasitas memori terbatas seperti 8GB.
Tim Microsoft disebutkan akan bekerja sama lintas divisi untuk mengaudit kebiasaan penggunaan aplikasi. "Kami mengumpulkan tim, mengukur berbagai pekerjaan yang ingin dijalankan pelanggan, dan kami tanpa henti mencari cara mengurangi jejak memori," jelas Ash.
Ada beberapa pendekatan teknis yang tengah dikaji:
"Bagaimana kami memikirkan preload, dan berapa lama sesuatu harus tetap dimuat sebelumnya sehingga kami dapat melepaskan hal-hal tersebut saat Anda tidak banyak menggunakan aplikasi itu?" tambah Ash.
Microsoft menargetkan pembaruan performa ini mulai dikirimkan ke perangkat pengguna sebelum akhir tahun. Jadwal ini diharapkan bisa menjawab keluhan pengguna yang merasa Windows 11 terlalu berat di perangkat dengan RAM 8GB.
Persaingan dari perangkat berbasis Apple Silicon yang dikenal efisien dalam manajemen daya dan memori juga menjadi faktor pendorong. Microsoft tampaknya tidak ingin tertinggal dalam hal optimalisasi sumber daya sistem.
Bagi pengguna di Indonesia yang mayoritas menggunakan perangkat dengan RAM 8GB, optimasi ini tentu kabar baik. Setelah pembaruan dirilis, aktivitas sehari-hari seperti membuka banyak tab browser, aplikasi perkantoran, hingga aplikasi pesan instan diharapkan berjalan lebih mulus tanpa perlu sering menutup aplikasi secara manual.