JAKARTA — Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengecam aksi pembacokan terhadap dua anggota Satlantas Polresta Jambi yang tengah bertugas. Peristiwa itu terjadi di kawasan Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Senin (22/6/2026) pagi. Satu personel dilaporkan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
Pelaku berinisial AM (30) berhasil ditangkap oleh Polda Jambi dalam kurun waktu kurang dari 12 jam sejak kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui positif mengonsumsi narkoba.
Sahroni menegaskan bahwa aksi kriminal jalanan saat ini semakin marak dan brutal. Ia menyebut tindakan yang menyerang aparat negara yang sedang menjalankan tugas sudah melampaui batas kewajaran.
“Saat ini kita melihat kriminal jalanan semakin marak dan semakin brutal. Banyak tindakan yang sudah terlampau ekstrem dan di luar nalar. Karena itu jangan sampai kita membiarkan pelaku kriminal merasa bisa bertindak sesuka hati, apalagi sampai berani menyerang aparat yang sedang menjalankan tugas,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).
Politisi Fraksi NasDem itu menekankan bahwa para pelaku wajib dihukum berat, apalagi mereka diduga dalam pengaruh narkoba. Ia tidak ingin aksi serupa terulang kembali.
Sahroni menegaskan bahwa negara melalui aparat penegak hukum tidak boleh kalah dari para pelaku kriminal. Ia meminta kasus ini diproses secara tegas agar menjadi efek jera.
“Pokoknya kasus ini harus diproses secara tegas agar menjadi pesan terbuka bahwa tidak ada satu pun pelaku kriminal yang bisa bertindak bebas, apalagi melawan aparat penegak hukum. Pada prinsipnya negara tidak akan kalah sedikit pun dari para pelaku kriminal. Ketegasan hukum inilah yang akan memberi rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.
Penangkapan terhadap AM dilakukan dalam hitungan jam sejak laporan diterima. Kecepatan respons ini diapresiasi oleh Sahroni sebagai bentuk keseriusan aparat dalam menindak pelaku kejahatan.
Hingga berita ini diturunkan, Polda Jambi masih melakukan pendalaman terhadap motif penyerangan. Pelaku terancam dijerat dengan pasal berlapis, termasuk penganiayaan terhadap aparat yang sedang bertugas dan penyalahgunaan narkotika.
Peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang dan pengunjung Pasar Angso Duo. Namun, dengan cepatnya penangkapan pelaku, situasi keamanan di lokasi disebut sudah kembali kondusif. Polresta Jambi juga telah meningkatkan patroli di titik-titik rawan kriminalitas.
Berdasarkan laporan sementara, hanya satu personel yang mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Korban saat ini telah mendapatkan perawatan medis dan dalam kondisi stabil.