BANDARLAMPUNG — Sebanyak 200 paket santunan dan 15 beasiswa pendidikan resmi disalurkan Kemenag Kota Bandarlampung kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, Kamis. Bantuan ini merupakan bagian dari program nasional Peaceful Muharam 1448 Hijriah yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Kepala Kantor Kemenag Kota Bandarlampung, Erwinto, menegaskan bahwa bulan Muharam harus menjadi momentum untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. "Muharam ini harus menjadi ruang menumbuhkan kepedulian dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya di Bandarlampung.
Penerima santunan berasal dari berbagai lembaga, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, pondok pesantren, madrasah diniyah, TPQ, SLB, panti asuhan, dan masyarakat sekitar. Selain santunan, 15 siswa yatim berprestasi juga memperoleh beasiswa pendidikan untuk menunjang masa depan mereka.
Erwinto menjelaskan bahwa Peaceful Muharam merupakan ikhtiar bersama untuk menguatkan semangat gotong royong. "Pada bulan Muharam kami ingin memastikan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas merasakan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri. Ada pemerintah, lembaga zakat, para dermawan, dan masyarakat yang bergandengan tangan menghadirkan harapan bagi masa depan mereka," kata dia.
Ia berharap kebahagiaan yang lahir dari kepedulian ini tidak hanya berlangsung selama Muharam, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Bandarlampung, Arief Hasyimi, menyampaikan bahwa kegiatan ini memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama program ini.
Secara nasional, program Peaceful Muharam 1448 Hijriah menargetkan pemberian manfaat kepada dua juta anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. "Kegiatan ini bertujuan memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui sinergi pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat," kata Arief.
Penerima santunan meliputi anak yatim dan penyandang disabilitas dari KUA, madrasah, pondok pesantren, madrasah diniyah, TPQ, SLB, panti asuhan, dan masyarakat sekitar Kota Bandarlampung.
Kemenag Bandarlampung menyalurkan 200 paket santunan dan 15 beasiswa pendidikan untuk siswa yatim berprestasi pada kegiatan Peaceful Muharam 1448 Hijriah.
Program ini bertujuan memperkuat kepedulian sosial dan memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, serta wakaf. Secara nasional, program menargetkan pemberian manfaat kepada dua juta anak yatim dan penyandang disabilitas.