LAMPUNG — Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB saat kendaraan milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 133 Desa Sundoluhur tengah bertugas. Kapolsek Kayen AKP Parsa menjelaskan, pengemudi bermaksud memarkirkan mobil, namun sandalnya tersangkut pada pedal gas sehingga laju kendaraan tak terkendali. Rumah yang ditabrak milik Kasmini (60), yang saat kejadian tidak berada di tempat.
“Pengemudi bermaksud memarkirkan kendaraan, namun sandal yang dipakainya tersangkut pada pedal gas. Akibatnya mobil terus melaju dan menabrak bagian depan rumah warga,” kata Parsa dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2026).
Meski menghantam bangunan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pintu depan rumah dan sejumlah perabot rumah tangga di dalamnya rusak. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 10 juta. Saat kejadian, rumah itu tengah ditempati oleh paman pemilik, Saliman (91), yang berada di lokasi ketika mobil menabrak.
“Tidak ada penghuni rumah yang menjadi korban dalam kejadian tersebut, kerugian materiil akibat insiden tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 10 juta,” ujar Parsa.
Alih-alih menempuh jalur hukum, permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak SPPG selaku pengelola program MBG di wilayah tersebut menyatakan kesediaan untuk mengganti seluruh kerugian yang diderita pemilik rumah. Langkah ini diambil agar proses distribusi makanan bergizi gratis tidak terganggu dan hubungan dengan warga tetap terjaga.
Parsa mengatakan permasalahan ini telah diselesaikan secara musyawarah. Disebutkan pihak SPPG akan mengganti kerugian akibat insiden kecelakaan tersebut.
Insiden ini menjadi pengingat akan risiko operasional yang dihadapi program MBG di tingkat akar rumput. Mobil pengantar yang melintasi jalan desa dengan medan beragam menuntut kewaspadaan ekstra dari pengemudi. Kasus di Pati menunjukkan bahwa faktor kecil seperti alas kaki yang tidak pas bisa berakibat fatal. Meski demikian, penyelesaian secara musyawarah dinilai sebagai langkah cepat untuk memulihkan situasi tanpa memperpanjang masalah.