Pencarian

KONI Lampung Minta FOBI Benahi Pembinaan Barongsai demi Target Medali PON 2028

Minggu, 18 Oktober 2026 • 05:01:02 WIB
KONI Lampung Minta FOBI Benahi Pembinaan Barongsai demi Target Medali PON 2028
KONI Lampung meminta FOBI membenahi pembinaan barongsai guna mendukung target medali PON 2028.

BANDAR LAMPUNG — Barongsai masuk dalam 68 cabang olahraga prestasi di Lampung yang dinilai butuh pembinaan berkelanjutan. Taufik menyebut cabang ini punya potensi besar menjadi penyumbang medali bagi provinsi jika dikelola serius.

Menurutnya, pembenahan tidak cukup berhenti di level provinsi. Pembinaan harus merambah ke kabupaten dan kota agar basis atlet makin luas.

Tanggamus dan Lampung Tengah Disebut Punya Potensi Atlet

Sejumlah daerah tercatat memiliki atlet yang bisa dikembangkan lebih jauh. Taufik menyoroti Kabupaten Tanggamus dan Lampung Tengah sebagai dua wilayah dengan potensi tersebut.

Festival di Chandra Tanjungkarang dijadikan sarana membangun kembali minat masyarakat sekaligus menjaring bibit atlet potensial. Ajang ini juga menjadi pembuktian bagi atlet yang selama ini berlatih.

"Kami berharap FOBI Lampung mulai membenahi kembali pembinaan agar prestasi bisa dicapai dengan baik ke depan," kata Taufik.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta bertanding dengan semangat dan menjunjung sportivitas.

Porwil Sumatera Jadi Tahapan Menuju Kualifikasi PON 2028

Ketua Harian Pengurus Besar FOBI Arifin Himawan menegaskan harapan KONI Lampung menjadi tantangan bagi pengurus untuk menaikkan kualitas latihan. Atlet barongsai akan menghadapi kejuaraan tingkat Sumatera atau Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) sebagai tahapan menuju babak kualifikasi PON 2028.

"Kejuaraan tingkat Sumatera atau Porwil direncanakan menjadi bagian dari agenda persiapan menuju babak kualifikasi PON 2028. Karena itu, atlet perlu mempersiapkan diri melalui latihan yang konsisten, disiplin, dan terarah," ujar Arifin.

Ia mengingatkan prestasi olahraga tidak diraih secara instan. Setiap kejuaraan dan festival menjadi ajang pembuktian dari proses latihan yang sudah dijalani.

"Tanpa latihan yang sungguh-sungguh, atlet tidak mungkin menjadi yang terbaik," tuturnya.

Pesan untuk Atlet: Utamakan Pendidikan dan Jangan Patah Semangat

Arifin meminta atlet tetap mengutamakan pendidikan dan terus belajar dari pelatih, teman, serta lingkungan sekitar. Atlet yang belum meraih juara diminta tidak berkecil hati dan menjadikan kekalahan sebagai motivasi memperbaiki kemampuan.

Sebaliknya, atlet yang menang harus terus berlatih agar prestasinya terjaga. Arifin optimistis kerja sama erat antara FOBI dan KONI Lampung mampu memperluas partisipasi masyarakat.

Dari sisi pembinaan, kolaborasi dua lembaga itu diharapkan mencetak atlet barongsai andalan yang sanggup bersaing di kancah regional maupun nasional.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kirka.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks