Pencarian

Paul Pogba Berharap Skandal Man City Tak Rusak Reputasi Premier League

Senin, 12 Oktober 2026 • 20:08:31 WIB
Paul Pogba Berharap Skandal Man City Tak Rusak Reputasi Premier League
Paul Pogba berharap skandal pelanggaran finansial Manchester City tidak merusak reputasi Premier League.

LAMPUNG — Manchester City terbukti bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League, dan Paul Pogba berharap kasus itu tidak merusak reputasi kompetisi. Mantan gelandang Manchester United itu juga menyinggung peluang The Red Devils mendapat limpahan dua gelar juara.

Dakwaan yang menjerat Manchester City mencakup rentang musim 2009/2010 hingga 2017/2018. Dari total 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial, 114 di antaranya sudah dinyatakan terbukti.

Premier League belum menjatuhkan sanksi konkret kepada Man City. Klub asuhan Pep Guardiola itu masih menyiapkan langkah banding atas keputusan tersebut.

Dua Gelar Man United yang Berpotensi Kembali

Kasus ini membuka peluang bagi Manchester United untuk mendapat limpahan gelar juara. Pada musim 2010/2011 dan 2017/2018, Man United finis sebagai runner-up Premier League.

Jika dakwaan terhadap Man City berujung pada pencabutan gelar, dua musim tersebut bisa berubah statusnya. Pogba, yang pernah memperkuat Man United, menyebut kemungkinan itu secara terbuka.

"Jujur saja, tidak ada yang perlu saya katakan," kata Pogba seperti dikutip dari Manchester Evening News.

"Saya hanya berharap hal itu tidak memengaruhi Premier League dan mudah-mudahan kami bisa merebut kembali dua gelar juara," ujar dia menambahkan.

Reputasi Liga Paling Kompetitif di Dunia

Premier League saat ini menyandang status sebagai liga paling kompetitif di dunia. Pogba menilai skandal Man City berisiko mengganggu reputasi yang sudah dibangun bertahun-tahun itu.

Kekhawatiran serupa juga muncul di kalangan pengamat sepak bola Inggris. Mereka menantikan bagaimana Premier League menangani kasus ini tanpa merusak kredibilitas kompetisi.

Banding Man City dan Sanksi yang Belum Jelas

Man City belum menerima sanksi konkret atas pelanggaran yang dilakukan. Klub berencana mengajukan banding untuk menantang keputusan bersalah tersebut.

Belum ada kepastian kapan proses banding akan selesai. Keputusan akhir nanti akan menentukan apakah gelar juara Man City pada periode 2009/2010 sampai 2017/2018 tetap bertahan atau dicabut.

Bagi Man United, hasil akhir kasus ini bisa berarti tambahan dua trofi Premier League. Bagi Pogba, yang lebih penting adalah kompetisi tetap terjaga kredibilitasnya di mata dunia.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks