Pencarian

Pemprov Lampung Catat Investasi Rp 7,3 Triliun Semester I 2026, Serap 9.187 Tenaga Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 • 15:01:47 WIB
Pemprov Lampung Catat Investasi Rp 7,3 Triliun Semester I 2026, Serap 9.187 Tenaga Kerja
Realisasi investasi Provinsi Lampung pada semester I 2026 tercatat Rp 7,3 triliun.

BANDARLAMPUNG — Realisasi investasi Provinsi Lampung pada semester I 2026 menembus Rp 7,3 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak 9.180 tenaga kerja Indonesia dan 7 tenaga kerja asing tercatat terserap ke dalam berbagai proyek investasi di wilayah tersebut.

Gubernur Lampung menilai capaian ini lahir dari kerja kolektif seluruh perangkat daerah. Peningkatan infrastruktur, kualitas tenaga kerja, kemudahan regulasi, promosi investasi, serta koordinasi lintas tingkat pemerintahan disebut menjadi penopang utama angka tersebut.

PMA dan PMDN: Dari Mana Sumber Investasinya?

Komposisi investasi semester I 2026 didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri. Nilai PMDN tercatat Rp 5,2 triliun, sementara Penanaman Modal Asing menyumbang Rp 2,1 triliun.

Dominasi PMDN menunjukkan investor domestik masih menjadi tulang punggung pembiayaan proyek di Lampung. Sektor pertanian, perkebunan, kelautan, energi, dan pariwisata disebut sebagai potensi unggulan yang menopang arus modal masuk.

"Saya yakin capaian realisasi investasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh perangkat daerah melalui peningkatan infrastruktur, kualitas tenaga kerja, kemudahan regulasi, promosi investasi, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota," ujar Gubernur dalam amanat yang dibacakan Imam Ghozali.

Perizinan Berusaha Kini Lewat OSS-RBA

Modernisasi perizinan berusaha menjadi salah satu faktor yang disebut mempercepat arus investasi. Seluruh perizinan kini beralih ke sistem daring Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA) yang diluncurkan sejak 2021.

Sistem itu disempurnakan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025. Lewat OSS-RBA, investor dapat mengajukan izin secara daring tanpa melewati tahapan berlapis.

"Melalui sistem ini, investor dapat mengajukan perizinan secara online tanpa melewati berbagai tahap yang rumit, hal ini menyederhanakan birokrasi dan meningkatkan efisiensi, sehingga mempercepat proses investasi," ujar Gubernur.

Investasi sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Gubernur menegaskan investasi menjadi salah satu faktor utama penggerak roda ekonomi daerah. Arus modal yang masuk dinilai memacu pertumbuhan, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan negara, memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta membangun infrastruktur berkelanjutan.

Lampung dinilai memiliki modal jangka panjang berupa sumber daya manusia. Kombinasi itu disebut menjadi kunci pengembangan investasi di sektor-sektor unggulan daerah.

Di akhir amanat, Gubernur mengajak seluruh aparatur sipil negara meningkatkan kualitas pelayanan dan integritas. "Untuk seluruh ASN, mari terus kita tingkatkan kualitas pelayanan dan integritas dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan sehingga kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan terus terjalin dan tumbuh bersama," pungkasnya.

Follow lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: web.lintaslampung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks