BANDAR LAMPUNG — Pergerakan harga emas Antam di Lampung menuju perdagangan 9 Oktober 2026 dibayangi dua sentimen yang saling berlawanan. Tekanan datang dari ekspektasi suku bunga tinggi Amerika Serikat, yang membuat emas kurang menarik karena aset ini tidak memberikan imbal hasil. Di sisi lain, pelemahan dolar AS justru menopang harga emas karena logam mulia dihargai dalam mata uang tersebut.
Harga spot emas pada perdagangan 8 Oktober sempat naik sekitar 0,5 persen ke US$4.132,66 per troy ounce. Sebelumnya, harga sempat menyentuh level terendah dalam dua bulan. Pasar juga masih mencermati kemungkinan perubahan kebijakan The Fed.
Antam Berpotensi Rebound Tipis, Ruang Kenaikan Terbatas
Merujuk harga acuan terakhir, emas Antam 1 gram pada 8 Oktober berada di Rp2.565.000 atau turun Rp15.000 dari hari sebelumnya. Harga buyback ikut merosot Rp25.000 menjadi Rp2.366.000.
Dengan posisi itu, Antam berpotensi mengalami rebound tipis. Meski begitu, ruang kenaikannya kemungkinan masih terbatas karena tekanan suku bunga AS belum surut.
Emas Perhiasan 24K di Pasar Tengah Bertahan Sepekan
Pergerakan emas perhiasan di Bandar Lampung diperkirakan lebih lambat dibanding Antam. Harga 24K di Pasar Tengah sudah bertahan di Rp2,33 juta per gram selama lebih dari sepekan.
Kondisi itu membuat harga di toko tidak otomatis mengikuti setiap perubahan harga Antam. Untuk emas perhiasan 24 karat, kisaran Rp2,31 juta–Rp2,34 juta per gram menjadi acuan yang paling mungkin bertahan.
Rincian Prediksi Harga Emas Lampung 9 Oktober 2026
- Emas Antam: Rp2,55 juta–Rp2,59 juta per gram
- Area paling mungkin Antam: Rp2,56 juta–Rp2,58 juta per gram
- Emas perhiasan 24K Bandar Lampung: Rp2,31 juta–Rp2,34 juta per gram
- Harga acuan Antam 1 gram (8 Oktober): Rp2.565.000
- Harga buyback (8 Oktober): Rp2.366.000
Bagi warga Lampung yang berencana membeli atau menjual emas, selisih antara harga Antam dan perhiasan perlu dihitung cermat. Emas perhiasan umumnya memiliki spread lebih lebar karena faktor ongkos cetak dan desain, sehingga tidak ideal untuk tujuan investasi jangka pendek.
Pergerakan harga hari ini tetap bergantung pada data ekonomi AS dan arah dolar. Jika dolar terus melemah, emas berpeluang menahan penurunan. Sebaliknya, sinyal suku bunga tinggi yang menguat bisa kembali menekan harga.